Afrika

ICRC: Lebih dari 20.000 Orang Nigeria Hilang akibat Terorisme Boko Haram

Teroris Boko Haram

Arrahmahnews.com, Nigeria – Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengatakan lebih dari 20.000 orang, sebagian besar anak-anak, telah hilang sebagai akibat dari militansi selama satu dekade oleh kelompok teroris Takfiri Boko Haram di timur laut Nigeria.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis (12/09), Presiden ICRC Peter Maurer mengatakan hampir 60 persen dari mereka yang hilang adalah anak-anak dan itu adalah jumlah tertinggi orang hilang yang terdaftar dalam organisasi itu, diantara semua negara.

“Mimpi terburuk setiap orang tua adalah tidak tahu di mana anak mereka berada. Ini adalah kenyataan tragis bagi ribuan orangtua Nigeria, membuat mereka menderita kesusahan pencarian terus-menerus,” kata Maurer pada akhir kunjungan lima hari ke Nigeria.

Baca: 1,8 Juta Penduduk Nigeria di wilayah Boko Haram Terancam kelaparan

“Orang-orang memiliki hak untuk mengetahui nasib orang-orang yang mereka cintai, dan lebih banyak yang harus dilakukan untuk mencegah keluarga terpisah sejak awal,” tambahnya.

Selama kunjungan, Maurer berbicara dengan anggota keluarga yang terkena dampak konflik di kota-kota timur laut Maiduguri dan Monguno, banyak dari mereka kehilangan kerabat.

Dia juga bertemu dengan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari, pejabat senior pemerintah, masyarakat sipil dan para pemimpin bisnis.

Baca: UNICEF: Boko Haram Jadikan Seperempat Juta Anak Nigeria Mengalami Kelaparan

Palang Merah mengatakan bahwa beberapa keluarga sering terpisah ketika melarikan diri dari serangan, sementara yang lain kehilanga orang-orang yang mereka cintai karena diculik atau ditahan dan tidak tahu keberadaan mereka.

“ICRC bekerja dengan Palang Merah Nigeria dan masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah lainnya di wilayah tersebut untuk melacak orang hilang dengan menunjukkan foto-foto, memanggil nama-nama dan pergi dari pintu ke pintu di kamp-kamp dan komunitas,” bunyi pernyataan itu.

Pernyataan kemudian menjelaskan bahwa sejauh ini, 367 kasus telah diselesaikan sejak ICRC menerima kasus pertamanya pada 2013, menggarisbawahi tantangan besar yang datang dengan menemukan orang hilang dan menghubungkan kembali mereka dengan keluarga mereka di Nigeria. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: