News Ticker

Jubir Militer Yaman Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan di Fasilitas Aramco

  • Kominfo
  • Pelantikan Jokowi, Kriminal, Dana
  • Vladimir Putin
  • Mengungkap dalang kerusuhan 22 mei
  • PBB Evakuasi pejuang Houthi
  • Bendera Teroris Suriah
  • Jokowi Resmikan Kampus Muhammadiyah
  • Saudi-UEA di Yaman

YAMAN – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigadir Jenderal Yahya Saree membenarkan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu tentang serangan 10 pesawat tak berawak ke dua fasilitas minyak Arab Saudi, Aramco, di Timur negara itu.

“Armada drone menargetkan kilang minyak Abuqaiq dan Khurais, perusahaan Aramco di Arab Saudi Timur,” kata pernyataan itu dalam pernyataan yang dibacakan di saluran berita al-Masirah.

Dia juga bersumpah akan memperluas jangkauan serangan ke Arab Saudi, yang memimpin koalisi militer dan memblokade Yaman.

“Serangan-serangan ini adalah hak kami, dan kami memperingatkan Saudi bahwa target kami akan terus berkembang,” kata Saree.

BacaVIDEO: 10 Drone Yaman Serang 2 Fasilitas Minyak Aramco.

“Kami memiliki hak untuk menyerang balik sebagai pembalasan atas serangan udara dan penargetan warga sipil kami selama lima tahun terakhir,” katanya.

Drone menghantam dua fasilitas minyak Aramco di Timur negara itu, menyebabkan kebakaran besar sebelum fajar pada hari Sabtu.

Mengutip seorang juru bicara kementerian dalam negeri, kantor berita SPA melaporkan pada hari Sabtu kebakaran di fasilitas di Abuqaiq dan Khurais berada di bawah kendali.

Riyadh tidak mengidentifikasi sumber serangan, tetapi mengumumkan bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Video online menunjukkan asap membumbung di atas fasilitas minyak Aramco.

Abuqaiq, 60 km (37 mil) Barat Daya Dhahran di provinsi timur Arab Saudi, berisi pabrik pemrosesan minyak terbesar di dunia. Khurais, 190 km sebelah barat daya, memiliki ladang minyak terbesar kedua di negara itu.

BacaVIDEO: Kebakaran Hebat di Fasilitas Minyak Aramco Pasca Serangan Yaman.

Itu terjadi hanya beberapa minggu setelah pasukan Yaman melakukan serangan terhadap ladang minyak yang berafiliasi dengan Aramco di timur kerajaan sebagai pembalasan atas kejahatan Saudi di negara mereka. Fasilitas minyak di Shaybah, yang memiliki cadangan minyak strategis terbesar di Arab Saudi dekat perbatasan UEA dan dioperasikan oleh perusahaan minyak Aramco, menjadi sasaran 10 pesawat tak berawak Yaman. [ARN]

Iklan
  • Ryamiard Ryacudu
  • Pesan Damai Mbah Moen
  • Amien Rais, Kartu Mati
  • Indonesia Lawyer Club (ILC)
  • Takfirisme
  • Denny Siregar, Perang Besar Jokowi Lawan Mafia Lahan
  • Cuitan Gus Nadir

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: