NewsTicker

Hamas Tuntut Arab Saudi Bebaskan Pejabat Pentingnya yang Ditahan Riyadh

Arrahmahnews.com, PALESTINA – Gerakan perlawanan Islam Palestina Hamas menuntut pemerintah Saudi untuk segera membebaskan pejabat tinggi gerakan tersebut, Muhammad al-Khudari, yang ditahan di kerajaan konservatif itu lima bulan lalu tanpa tuduhan yang jelas.

Osama Hamdan, kepala komite hubungan internasional Hamas, mengatakan pada hari Sabtu (14/09) bahwa mereka yang bekerja untuk Palestina harus dihormati dan tidak dipenjara.

“Selama 30 tahun terakhir, gerakan Hamas telah mengalami banyak penderitaan dan pelecehan … Kami tetap diam bukan karena kelemahan dan ketidakmampuan meskipun kami bisa meninggikan suara kami setiap saat. Kami ingin mempertahankan kompas bangsa menuju pembebasan Palestina, dan melindunginya dari hasutan apa pun yang hanya akan menguntungka musuh kami (Israel),” tambahnya.

Baca: VIDEO: Dikhianati Saudi, Warga Palestina Bakar Poster Raja Salman di Gaza

“Inilah sebabnya kami diam tentang penangkapan Dr. Khudari dan yang lainnya. Kepemimpinan Hamas telah melakukan upaya untuk menyelesaikan masalah ini secara damai, tetapi kami telah mencapai titik di mana kami tidak bisa tetap diam,” tambah Hamdan menegaskan.

Khudari, yang telah tinggal di Arab Saudi selama lebih dari 30 tahun, mewakili Hamas antara pertengahan 1990-an dan 2003 di Arab Saudi. Ia juga memegang posisi penting lainnya dalam gerakan perlawanan Palestina itu.

Baca: BIADAB! Kampanye Intensif Kerajaan Saudi Tangkapi Warga Palestina

Pada 3 Juni, surat kabar harian berbahasa Arab Libanon, al-Akhbar, mengutip sumber informasi yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa pejabat Saudi telah menahan puluhan warga negara Saudi dan ekspatriat Palestina dalam tahanan selama berbulan-bulan karena berafiliasi dengan Hamas.

Laporan itu menambahkan bahwa tokoh paling menonjol di antara mereka yang ditangkap adalah Dr. Khudari.

Al-Ahbar melanjutkan dengan mengatakan bahwa kampanye penangkapan juga diikuti dengan penutupan dan kontrol ketat dari rekening bank, serta larangan mengirim uang dari Arab Saudi ke Jalur Gaza. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: