Putra Mahkota Saudi Jengkel dengan Sikap Trump atas Pemboman Aramco

RIYADH – Mujtahid-Whistleblower Arab Saudi, yang terkenal dengan nyayiannya di Tiwtter, mengungkapkan bahwa Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman kesal dengan reaksi Presiden AS Donald Trump atas serangan Houthi ke dua fasilitas minyak Aramco.

Dalam sebuah tweet-nya, Mujtahid mengatakan bahwa “Mohammed bin Salman jengkel karena Amerika memberi tahu dia tentang keinginannya untuk menghukum Iran karena membom fasilitas minyak di Abqaiq, tetapi tidak ingin menyerang Iran karena takut akan konfrontasi yang komprehensif.”

BacaKomandan IRGC ke Pompeo: Kami Siap Perang.

Dia menjelaskan bahwa “fokusnya sekarang ini adalah menghukum Iran dengan menyerang Pasukan Populer di Irak, dimana Amerika akan meminta pertanggungjawabannya.”

“Putra Mahkota Saudi sendiri menginginkan serangan fatal ke Iran, dan tidak menyadari konsekuensi dari konfrontasi yang komprehensif,” tegas Mujtahid.

Gedung Putih, sebelumnya mengkomfirmasi keinginan Trump untuk mengadakan pertemuan dengan timpalannya dari Iran, Hassan Rouhani. Namun, seiring dengan tuduhan Washington atas keterlibatan Teheran dalam serangan Abqaiq dan ketegangan yang semakin meningkat, akan semakin sulit terwujud. [ARN]

 

About Arrahmahnews 30013 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.