News Ticker

Rouhani: Serangan Yaman ke Aramco Tindakan Bela Diri yang Sah

Perang Yaman Perang Yaman

Arrahmahnews.com, Iran – Presiden Iran mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak tentara Yaman baru-baru ini di fasilitas minyak Saudi hanyalah untuk pertahanan diri yang sah, dan tidak ada yang bisa mengharapkan mereka tetap diam ketika negara mereka dihancurkan.

Rakyat Yaman “harus memberi tanggapan” terhadap agresi asing dan masuknya senjata AS dan Eropa ke Arab Saudi dan UEA,” ujar Presiden Hassan Rouhani pada sebuah konferensi pers yang diadakan di Ankara pada hari Senin (16/09) setelah pertemuan puncak tiga negara antara Iran, Rusia dan Turki.

Baca: Analis: Trump “Terjebak” dalam Serangan Drone Yaman ke Aramco Saudi

“Mereka mau tidak mau harus melakukan pertahanan yang sah ketika negara mereka dihancurkan. Apa yang dilakukan Yaman adalah pertahanan diri yang sah, dan serangan timbal balik,” tegas Rouhani.

Pernyataannya itu disampaikan setelah gerakan Ansarullah dan tentara Yaman mengerahkan sebanyak 10 pesawat tanpa awak untuk mengebom fasilitas minyak Abqaiq dan Khura yang dijalankan oleh perusahaan minyak milik negara Saudi, Aramco, dini Hari Sabtu.

Baca: Militer Yaman Peringatkan Pekerja Asing untuk Segera Tinggalkan Fasilitas Minyak Saudi

Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya itu menghancurkan lebih dari setengah produksi minyak mentah Saudi, atau 5% dari pasokan global, mendorong para pejabat Saudi dan AS untuk mengklaim tanpa bukti bahwa serangan itu mungkin berasal dari Irak atau Iran.

Dua sumber menjelaskan tentang operasi Aramco kepada Reuters bahwa mungkin butuh berbulan-bulan untuk produksi minyak Saudi untuk kembali normal. Perkiraan sebelumnya menyebut bisa memakan waktu berminggu-minggu. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: