News Ticker

Iran Disalahkan, Zarif: Mungkin AS Malu Gagal Cegat Serangan Yaman ke Aramco

Arrahmahnews.com, IRAN – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam Amerika Serikat karena memainkan permainan menyalahkan atas serangan pesawat tak berawak Yaman baru-baru ini ke fasilitas minyak Saudi, mengatakan ini tidak akan pernah menghentikan bangsa Yaman yang selama ini menjadi korban untuk memberikan pembalasan.

AS “dalam penyangkalan jika berpikir bahwa bangsa Yaman yang telah menjadi korban selama 4,5 tahun dari sebuah kejahatan perang terburuk tidak akan melakukan apapun untuk menyerang balik. Mungkin mereka (AS) malu bahwa senjata senilai 100 miliar dolar mereka ternyata tidak sanggup mencegat serangan Yaman,” kata Zarif. dalam postingan di akun Twitter-nya pada hari Selasa.

Ia menambahkan, “Tapi menyalahkan Iran tidak akan mengubah (kenyataan) itu.”

Baca: Pertahanan AS Gagal, Mengapa AS Harus Salahkan Iran atas Serangan ke Aramco?

Zarif menegaskan kembali sikap Iran bahwa mengakhiri perang mematikan di Yaman adalah “satu-satunya solusi untuk semua.”

Gerakan Ansarullah dan tentara Yaman mengerahkan sebanyak 10 drone untuk membom fasilitas minyak Abqaiq dan Khura yang dijalankan oleh perusahaan minyak milik negara Saudi Aramco pada dini Hari Sabtu lalu.

Baca: Militer Yaman Peringatkan Pekerja Asing untuk Segera Tinggalkan Fasilitas Minyak Saudi

Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya itu menghancurkan lebih dari setengah produksi minyak mentah Saudi, atau lima persen dari pasokan global, mendorong para pejabat Saudi dan AS untuk mengklaim tanpa bukti bahwa itu mungkin berasal dari Irak atau Iran.

Teheran dengan tegas menolak klaim Washington atas keterlibatan Iran dalam serangan Yaman tersebut. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: