News Ticker

Rouhani: Serangan Yaman ke Aramco, Peringatan Keras untuk Arab Saudi

TEHRAN – Arab Saudi harus menutup dua fasilitas minyak Aramco di Abqaiq dan Khurais, setelah serangan pesawat tak berawak yang diklaim oleh Houthi Yaman, hingga menyebabkan kebakaran besar.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan baru-baru ini terhadap fasilitas minyak Saudi oleh Houthi adalah peringatan bagi kerajaan untuk mengakhiri perang di Yaman.

Teheran tidak ingin bentrokan di Timur Tengah, pejabat senior itu menambahkan di tengah tuduhan bahwa Iran mungkin berada di balik serangan terhadap fasilitas minyak Saudi.

Menteri Pertahanan Iran, pada bagiannya, telah membantah bahwa Teheran tidak memiliki peran dalam serangan itu.

BacaAnsarullah: Saudi dan Sekutunya Harus Bayar Darah Bangsa Yaman yang Tertumpah.

“Jelas sekali, itu adalah bentrokan militer antara dua negara. Yaman adalah salah satu pihak, mereka mengatakan melakukannya,” kata Menhan seperti dikutip kantor berita ISNA.

Pernyataan itu dikeluarkan beberapa jam setelah Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan akan menghadirkan bukti keterlibatan Iran dalam serangan baru-baru ini terhadap fasilitas minyak Saudi, Aramco.

Setelah serangan itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tidak membuang banyak waktu dalam menyalahkan serangan terhadap Iran, tanpa menghadirkan bukti-bukti.

Dua hari kemudian, Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam pertemuan dengan Putra Mahkota Bahrain Salman bin Hamad Al-Khalifa bahwa berdasarkan bukti yang dilihatnya, tampaknya Iran bertanggung jawab atas serangan itu. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: