News Ticker

Tentara Suriah Temukan Pangkalan Bawah Tanah White Helmets di Khan Sheikhoun

DAMASKUS – Tentara Arab Suriah menemukan salah satu pangkalan militer terbesar dan paling lengkap milik White Helmets di Khan Sheikhoun, selatan Idlib, Rusia Today melaporkan.

Russia Today mengutip seorang komandan Angkatan Darat Suriah Abdolkarim Mayhob, mengatakan bahwa pasukan Angkatan Darat Suriah menemukan pangkalan bawah tanah yang sangat lengkap dan digunakan oleh White Helmets untuk mencapai tujuan militer mereka.

Mahyoub juga menegaskan bahwa pangkalan militer tidak hanya dipertimbangkan untuk menempatkan 3.500 teroris, tetapi juga dilengkapi dengan studio yang White Helmets gunakan untuk membuat video serangan bendera palsu tentang dugaan serangan kimia terhadap warga sipil oleh tentara pemerintah.

Dia juga mengatakan bahwa Tentara Suriah telah menemukan berbagai jenis senjata, peralatan militer, helm dan masker gas serta seragam militer dari pangkalan itu.

BacaLaporan: Rusia Blokir Serangan Israel ke Suriah.

Dalam perkembangan yang relevan pada hari Rabu, Direktur Dana untuk Penelitian Masalah Demokrasi Maxim Grigoryev menyatakan bahwa anggota kelompok pertahanan sipil White Helmets dengan sengaja mengeksekusi perempuan dan anak-anak dengan tujuan menyebarkan informasi palsu tentang situasi di Suriah.

“White Helmets, yang menyebut diri mereka sebagai organisasi non-pemerintah, secara sistematis merilis sejumlah besar informasi palsu tentang Suriah,” kata kantor berita TASS mengutip Grigoryev di Paris.

Dia menambahkan, “Verifikasi menyeluruh terhadap semua informasi memungkinkan kami untuk sepenuhnya membantah informasi palsu tentang serangan kimia, yang secara rutin menuduh pihak berwenang Suriah.”

Lebih lanjut Grigoryev mencatat bahwa White Helmets bukanlah relawan, dan para anggotanya “mendapatkan bayaran bulanan untuk layanan mereka” dan pendiri kelompok James Le Mesurier memiliki hubungan dekat dengan layanan khusus Inggris.

Dia mengatakan gambar-gambar yang beredar di situs jejaring sosial mengkonfirmasi bahwa White Helmets “kadang-kadang terlibat langsung dalam permusuhan” terhadap warga sipil Suriah bersama kelompok-kelompok teroris Takfiri yang disponsori asing.

Grigoryev menyoroti bahwa White Helmets, pada kesempatan tertentu, telah menggunakan tubuh para sandera yang dieksekusi oleh teroris untuk diambil foto dan membuat rekaman video tentang serangan kimia yang dilakukan.

“Beberapa dari mereka, termasuk wanita dan anak-anak, sengaja dieksekusi untuk tujuan itu,” tambahnya. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: