News Ticker

Aktivis Saudi: Perang Yaman akan Berakhir dengan Malapetaka bagi Kerajaan

Arrahmahnews.com, ARAB SAUDI – Seorang aktivis oposisi Saudi mengatakan bahwa perang koalisi pimpinan Saudi terhadap Yaman telah berubah menjadi jebakan bagi kerajaan, meramalkan bahwa perang itu akan berakhir dengan kekalahan bagi rezim Saudi dan malapetaka bagi kerajaan Saudi.

Dalam pertemuan dengan PBB di sela-sela sesi ke 42 Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa, Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Islam, Mohammed al-Mas’ari, mengatakan bahwa perhatian utama keluarga Al-Saud adalah bahwa Semenanjung Arab dan daerah sekitarnya tidak boleh memiliki sistem pemerintahan yang berdasarkan pada kepemimpinan rakyat.

Baca: Nasrallah: Serangan Aramco Saksi Kekuatan Perlawanan Yaman

Oposisi Saudi itu menurut laporan Al-Masirah pada Senin (23/09) menekankan bahwa masyarakat di Semenanjung Arab tidak puas dengan keluarga Al-Saud, menyoroti tidak adanya mekanisme politik di Arab Saudi.

Al-Al-Mas’ari juga menantang otoritas negaranya untuk mengadakan referendum atau pemungutan suara rakyat, menekankan bahwa rakyat Saudi “absen dan tidak akan tahu pendapat mereka kecuali rezim itu jatuh.”

Mohammad Al-Massari adalah seorang fisikawan dan politikus Saudi yang diasingkan dan memperoleh suaka di Inggris pada tahun 1994. Ia menjalankan Komite untuk Pertahanan Hak-Hak Resmi (CDLR) dan merupakan penasihat Komisi Hak Asasi Manusia Islam. Pada pertengahan 2000-an, ia dipekerjakan sebagai dosen oleh departemen fisika King’s College London. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: