NewsTicker

IRGC: Kehebatan Ansarullah Yaman Sanggup Ubah Permainan Perang secara Total

Arrahmahnews.com, YAMAN – Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami, memuji kemampuan militer Houthi Ansarullah di Yaman dan mengatakan gerakan itu adalah sumber kekuatan yang hebat yang dapat mengubah permainan perang secara total.

Dalam upacara pada hari Rabu (25/09) pada kesempatan Pekan Suci Pertahanan, yang menandai peringatan dari awal 8 tahun perang Irak terhadap Iran, Mayor Jenderal Salami menyoroti tuduhan Barat bahwa Iran berada di belakang serangan Yaman baru-baru ini ke fasilitas minyak Saudi dan berkata, “Kekuatan kita sedemikian (hebat) sehingga ketika kelompok seperti Ansarullah melakukan operasi, musuh berpikir itu telah dilakukan oleh kita.”

“Ansarullah adalah cabang terpisah dari Revolusi (Islam),” katanya, seraya menambahkan, “Hari ini, mereka adalah sumber kekuatan terakumulasi yang, jika dirilis, akan mengubah seluruh medan perang dan musuh mengetahui kenyataan ini,” jelasnya.

Baca: Rouhani: Kekuatan Militer AS Dipermalukan oleh Yaman

Komandan IRGC itu selanjutnya menolak tuduhan itu dan menekankan bahwa Iran tidak takut pada musuh dan akan mengatakannya dengan berani jika memang adalah pelaku dibalik serangan.

“Bukankah kita mengatakan (kita telah menjatuhkan) pesawat tak berawak (AS)?” tanyanya, merujuk pada langkah IRGC untuk menembak jatuh pesawat mata-mata Amerika yang telah melanggar wilayah Iran.

Pernyataan Salami ini dikeluarkan setelah para pemimpin Jerman, Prancis, dan Inggris, Angela Merkel, Emmanuel Macron, dan Boris Johnson, sejalan dengan AS mengenai serangan terhadap fasilitas minyak Saudi, mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama setelah pertemuan di sela-sela Majelis Umum PBB, “Jelas bagi kami bahwa Iran memikul tanggung jawab atas serangan ini. Tidak ada penjelasan lain.”

Baca: Serangan Aramco Hancurkan Rencana MbS “Modernisasi” Arab Saudi

Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, “Republik Islam Iran sangat mengutuk dan menolak klaim tidak bertanggung jawab yang dibuat oleh pemimpin Inggris, Prancis dan Jerman tentang serangan oleh Angkatan Bersenjata pemerintah Yaman pada fasilitas (minyak) Saudi, dan menekankan bahwa menuduh pemerintahan pihak ketiga yang bertanggung jawab atas serangan yang telah terjadi selama perang antara pihak Saudi dan Yaman dan yang pihak Yaman telah secara resmi mengklaim bertanggung jawab, pada dasarnya merupakan tindakan provokatif dan sangat merusak, apalagi bahwa tindakan semacam itu telah diambil sebelum investigasi, tanpa memberikan petunjuk dan bukti, dan hanya didasarkan pada pembenaran konyol bahwa ‘Tidak ada penjelasan lain’. ” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: