NewsTicker

Bin Salman Larang Para Pangeran Saudi Bepergian ke Luar Negeri

Arrahmahnews.com, ARAB SAUDI – Sebuah laporan media Arab mengatakan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman telah melarang para pangeran yang dianggap pembangkang dengan loyalitas yang dipertanyakan untuk bepergian ke luar negeri dan membatasi akses mereka ke layanan keuangan.

Surat kabar yang berbasis di London al-Quds al-Arabi, dengan mengutip sumber, melaporkan pada hari Kamis (26/09) bahwa langkah-langkah baru itu dilakukan untuk membatasi mobilitas para pangeran pembangkang, termasuk hak untuk mendapatkan paspor dan bepergian ke luar negeri tanpa jaminan tertentu atau izin khusus dari bin Salman, yang merupakan penguasa de facto kerajaan.

“Para pangeran Saudi, yang sebelumnya menikmati hak diplomatik dan sering bepergian ke negara-negara Barat, sekarang juga dilarang melakukan transaksi valuta asing dan tidak dapat mengirim atau menerima pengiriman mata uang asing,” tambah laporan tersebut.

Baca: Pangeran Pembangkang Saudi Serukan Pembentukan Monarki Konstitusional

“Jumlah pangeran Saudi yang menjual properti berharga mereka di luar negeri setelah adanya pembatasan perjalanan dan masalah perbankan telah meningkat. Di sisi lain, jumlah pangeran Saudi yang menginap di hotel-hotel mewah Eropa di musim panas 2018 dan 2019 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya juga telah menurun, ”kata laporan itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, lusinan pangeran, menteri, dan mantan menteri telah ditahan atas perintah Komite Anti-Korupsi Arab Saudi yang dipimpin oleh pangeran mahkota dalam tindakan keras yang secara luas diyakini bertujuan untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya.

Baca: Pangeran Saudi Habiskan 10 Miliar Hanya untuk Liburan Satu Minggu di Turki

Mereka yang ditahan dituduh melakukan pencucian uang, penyuapan, pemerasan dan penyalahgunaan dana publik untuk keuntungan pribadi.

Pada akhir 2017, otoritas Saudi mulai merundingkan pembayaran dengan individu-individu yang ditahan atas tuduhan korupsi di Hotel Ritz-Carlton di Riyadh. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: