Amerika

Gedung Putih Berupaya Rahasiakan Percakapan Trump dengan MbS dan Putin

Donald Trump

Arrahmahnews.com, Amerika Serikat – Menurut laporan CNN, Gedung Putih membatasi akses untuk memperoleh transkip percakapan Presiden Trump dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Mengutip orang-orang yang akrab dengan masalah ini, CNN melaporkan pada Hari Jumat (27/09) bahwa Gedung Putih mencegah para pejabat yang biasanya diberi akses untuk mendapatkan transkrip kasar salah satu percakapan yang dilakukan Trump dengan Pangeran Mohammed.

Menurut para pejabat, ini sangat tidak biasa terutama menyangkut percakapan Trump dengan tokoh-tokoh utama.

Baca: Sang Pembunuh dan Pelindungnya, Karnaval Jerman Pertontonkan Ejekan ke MbS dan Trump

Meskipun tidak mengandung rahasia keamanan nasional yang sensitif, pembatasan itu terjadi ketika Gedung Putih menghadapi pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, yang, menurut penilaian intelijen AS, pemerintah Riyadh berada di belakangnya.

Menurut mantan pejabat administrasi Trump, dalam kasus panggilan Trump dengan Putin, akses untuk mendapatkan transkrip percakapan telah ditolak.

Ini terjadi setelah Trump berada di bawah pengawasan menyusul pengaduan pengaduan yang melibatkan laporan bahwa Trump membuat “janji” kepada seorang pemimpin asing, dimana The Washington Post dan The New York Times kemudian melaporkan bahwa insiden tersebut melibatkan Ukraina.

Baca: Trump-Putin Diskusi Panjang, dari Korut Hingga Venezuela

Dalam panggilan telepon pada 25 Juli, Trump berulang kali meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menyelidiki putra calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden.

Trump dilaporkan delapan kali memberi tahu Zelensky untuk bekerja dengan pengacara pribadinya Rudy Giuliani dalam penyelidikan terkait dengan “berburu” Biden. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: