NewsTicker

AS Pindahkan Pusat Komando Timur Tengah dari Qatar ke Carolina

QATAR – Angkatan Udara Amerika Serikat untuk sementara waktu memindahkan pusat komandonya dari Qatar ke Carolina Selatan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Operasi tanpa pemberitahuan itu menandai pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir, bahwa komando dan kontrol AS dipindahkan dari wilayah tersebut, lapor The Washington Post, yang telah diundang untuk mengamati tindakan itu.

Akibatnya, Pusat Operasi Antariksa Udara dan Luar Angkasa di Pangkalan Udara al-Udeid di Qatar dibiarkan kosong pada hari Sabtu dan Pangkalan Angkatan Udara Shaw di selatan Carolina ditugaskan untuk mengendalikan operasi AS dari jarak 7.000 mil.

“Fungsi-fungsi yang disediakan CAOC untuk tenaga udara sangat penting sehingga kami tidak mampu memiliki satu titik kegagalan,” kata Mayor Jenderal B. Chance Saltzman, menggunakan akronim untuk pusat tersebut.

BacaVIDEO: Kebakaran Stasiun Kereta Api di Jeddah, Arab Saudi.

Kolonel Frederick Coleman, komandan Pusat Operasi Angkasa dan Udara ke-609, juga mengklaim bahwa, “Iran telah mengindikasikan berkali-kali melalui berbagai sumber tentang niat mereka untuk menyerang pasukan AS.”

Sementara ini administrasi Trump telah memainkan peran kunci yang berpotensi membawa ketidakstabilan ke kawasan dengan menarik Washington dari kesepakatan nuklir Iran, yang didukung secara internasional serta pengenaan kembali sanksi ilegal terhadap Teheran.

Iran berkali-kali menegaskan bahwa mereka tidak mencari perang, namun siap membela kepentingan regionalnya melawan agresi AS. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: