Eropa

Menlu Rusia Kunjungi Irak Pasca Demo Baghdad

Menlu Rusiam Irak, Baghdad

Arrahmahnews.com, Irak – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, Senin (07/10), tiba di Baghdad, Irak untuk memulai kunjungan resmi, di mana ia menyuarakan kesiapan negaranya untuk mengirimkan senjata ke Irak, yang tengah berhadapan dengan protes massa terhadap korupsi dan masalah sosial.

“Rusia akan memenuhi kontrak pengiriman senjata ke Irak,” lapor Sputnik mengutip kata-kata Lavrov setelah pembicaraan dengan timpalannya dari Irak Mohamed Ali Alhakim.

Baca: Redam Demo, Jubir Parlemen Irak Janjikan Reformasi

“Kami memiliki pendapat umum tentang perlunya mengimplementasikan keputusan komisi antar pemerintah tentang perdagangan dan kerjasama ekonomi, yang berlangsung pada bulan April, dan kami juga akan memenuhi kontrak yang ada untuk pasokan barang-barang militer Rusia ke Irak”, katanya.

Sebelum kunjungan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan bahwa Lavrov akan bertemu dengan para pemimpin nasional di Baghdad dan pihak berwenang di wilayah otonomi Kurdi di Erbil.

Baca: Kondisi Baghdad Telah Kembali Normal Pasca Kerusuhan

Menurut diplomat itu, kunjungan tersebut akan melihat perhatian khusus diberikan pada upaya-upaya untuk meningkatkan kerja sama dalam memerangi terorisme internasional serta penyebaran ekstremisme agama.

Hubungan bilateral juga ada dalam agenda, termasuk kerja sama di sektor energi dan hubungan kemanusiaan.

Menurut saluran TV yang dikelola negara Irak, Alhakim menegaskan kembali dukungan Baghdad untuk “Suriah bersatu” dan penerimaannya kembali ke Liga Arab. Ia menambahkan bahwa dirinya dengan Lavrov juga membahas upaya untuk memerangi teroris di Idlib Suriah.

Baca: Kerusuhan Irak: 79% Hashtag Datang dari Arab Saudi

Saluran TV yang dikelola pemerintah juga mengutip Lavrov yang menegaskan kembali pentingnya prakarsa yang menjamin keamanan dan stabilitas Teluk dan kebebasan navigasi.

Lavrov juga mengatakan bahwa mereka membahas cara untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara. Delegasi Rusia termasuk sejumlah perwakilan dari perusahaan investasi minyak dan energi. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: