News Ticker

Jubir Militer: Pasukan Yaman Siap Penuh Balas setiap Tindakan Permusuhan

Arrahmahnews.com, YAMAN – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan bahwa tentara Yaman dan pejuang sekutu dari Komite Populer siap sepenuhnya untuk melawan segala ancaman yang ditimbulkan oleh koalisi agresi yang dipimpin Arab Saudi dan membalas terhadap setiap tindakan permusuhan.

Berbicara pada konferensi pers di ibukota Sana’a pada hari Selasa sore (08/10), Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan bahwa pasukan Yaman sangat berkomitmen untuk berurusan dengan tindakan agresi apa pun, terlepas dari intensitas dan luasnya.

Saree menambahkan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman akan menanggapi dengan tepat setiap tindakan permusuhan, dan bahwa unit pertahanan udara akan menghadapi segala jenis musuh, baik yang ditujukan untuk tujuan pemboman atau pengintaian.

Baca: Jubir Ansharullah ke Dubes Inggris: Tanggapan Saudi soal Inisiatif Perdamaian Yaman Tak Jelas

Ia menekankan bahwa pasukan Yaman tidak akan mengampuni upaya untuk menghentikan agresi brutal yang dipimpin Saudi, dan akan meringankan penderitaan rakyat Yaman, menekankan bahwa pasukan bersenjata tidak akan pernah kompromi jika itu menyangkut kedaulatan Yaman dan martabat bangsa Yaman.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman itu melanjutkan dengan mengatakan bahwa tentara Yaman dan sekutu mereka telah muncul sebagai pemenang dalam lebih dari 40 pertempuran melawan pasukan pimpinan Saudi, dan telah menangkap sejumlah pasukan Saudi dan Sudan.

“Ratusan kendaraan militer telah dihancurkan atau disita dari musuh selama operasi. Tentara Yaman tumbuh lebih kuat dari hari ke hari, dan melakukan kampanye militer yang lebih berhasil melawan musuh, ” ujar Saree menegaskan.

Baca: Saree: Militer Yaman Bisa Produksi Berbagai Drone Canggih dalam Waktu Singkat

Sebelumnya pada hari itu, biro media Ansarullah merilis rekaman video baru dari Operasi Nasrun Min Allah, yang baru-baru ini dilakukan oleh pasukan Tentara Yaman dan pejuang Komite Populer, di wilayah perbatasan selatan Arab Saudi Najran.

Rekaman itu menunjukkan pasukan Yaman menargetkan pangkalan militer Saudi dan menyita berbagai jenis amunisi dan peralatan militer. Banyak tentara Saudi juga ditawan dalam operasi itu.

Baca: Brigjen Yahya Saree: 2019 Akan Jadi Tahun Drone Yaman

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya meluncurkan kampanye yang menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa pemerintah Hadi kembali berkuasa dan menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah.

Proyek Data Lokasi dan Peristiwa Konflik Bersenjata yang bermarkas di AS (ACLED), sebuah organisasi penelitian konflik nirlaba, memperkirakan bahwa perang telah merenggut lebih dari 91.000 jiwa selama empat setengah tahun terakhir.

Perang juga telah memakan banyak korban pada infrastruktur negara, menghancurkan rumah sakit, sekolah, dan pabrik. PBB mengatakan lebih dari 24 juta orang Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk 10 juta orang menderita kelaparan tingkat ekstrem. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: