News Ticker

Peringatan Sekjen Hizbullah Terbukti Benar, AS Tinggalkan Kurdi

Arrahmahnews.com, LEBANON – Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyid Hasan Nasrallah telah mengatakannya sebelumnya, saat memperingatkan Kurdi bahwa AS akan meninggalkan mereka.

Dalam sebuah pidato pada bulan Februari 2018, Sayyed Nasrallah mempertanyakan bantuan 500 juta hingga 750 juta dolar yang dialokasikan oleh Pentagon untuk apa yang disebut Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan Unit Perlindungan Orang Kurdi (YPG).

“Apa tujuan dari itu? Apakah itu untuk demokrasi yang berlaku di Suriah? Atau karena membela orang-orang Kurdi yang harus saya nasehati untuk mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya,” kata Sayyed Nasrallah pada 16 Februari 2018.

Baca: Jelang Invasi Turki, Pasukan AS Mulai Mundur dari Suriah Utara

Sekjen Hizbullah itu memperingatkan bahwa pemerintah AS telah “menggunakan orang-orang Kurdi sebagai alat dalam pertempuran mereka melawan pemerintah Suriah, Republik Islam Iran, Rusia dan Poros Perlawanan.”

“Dan pada akhirnya, ketika mereka (pejabat dalam administrasi AS) akan mencapai tujuan mereka, mereka akan meninggalkan … Mereka akan menjual Anda seperti budak di pasar,” kata Sayyed Nasrallah, saat memperingatkan Kurdi yang bersekutu dengan AS.

Baca: Tak Cegah Turki Serang Kurdi Suriah, SDF: AS Tikam Kami dari Belakang

AS mengumumkan pada hari Senin (7 Oktober 2019) bahwa mereka menarik tentaranya dari Suriah utara, dengan Presiden Donald Trump mengatakan “terlalu mahal” untuk tetap mendukung pasukan Kurdi sekutu AS di wilayah tersebut.

Menyusul pengumuman AS, juru bicara SDF Kino Gabriel mengatakan pasukan Kurdi telah “ditikam dari belakang” oleh langkah Washington tersebut. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: