News Ticker

Saudi Minta Rusia Selidiki Serangan Drone ke Fasilitas Minyak Aramco

Arrahmahnews.com RIYADH – Rusia setuju untuk menyelidiki serangan drone terhadap fasilitas minyak Saudi, Aramco, dan akan mengutuk siapa pun yang ada di balik serangan itu, tetapi tidak akan memihak dalam perselisihan antara Riyadh dan Teheran, kata Presiden Vladimir Putin.

Rusia menghargai hubungan baik dengan Iran dan Arab Saudi, dan sama-sama peka terhadap kekhawatiran masing-masing pihak, putin mengatakan kepada wartawan ketika diminta untuk melakukan penyelidikan serangan baru-baru ini pada fasilitas pengolahan minyak di Abqaiq.

Di satu sisi, Moskow mempertahankan “kontak dekat dengan pemerintah Arab Saudi, termasuk Putra Mahkota [Mohammed bin Salman],” yang bertanya kepada pemimpin Rusia apakah negaranya dapat membantu membangun fakta-fakta penting tentang insiden tersebut.

“Saya bilang ya, kami siap untuk berbagai apa pun yang mungkin diperlukan, semua yang kami miliki untuk penyelidikan menyeluruh,” ungkap Putin.

BacaSaudi Kembali Intensifkan Serangan ke Yaman Pasca Putusan AS Kirim Tambahan Pasukan

Ketika ditanya secara langsung apakah Rusia akan mengutuk Iran jika dianggap bertanggung jawab, ia mengatakan tidak akan ada pengecualian.

Tetapi menuduh sebelum menemukan fakta adalah “kontraproduktif,” kata presiden, secara eksplisit merujuk pada Riyadh dan Washington yang menunjuk jari ke Tehran.

Rusia tidak akan pernah berteman dengan satu negara melawan negara lain. Kami membangun hubungan bilateral yang mengandalkan tren positif, dan Kami tidak membangun aliansi melawan siapa pun.

Demikian juga, Moskow tidak akan mengambil peran “mediator” yang tidak menguntungkan “dalam permusuhan Riyadh-Tehran, kata Putin, dan menambahkan bahwa ia percaya kedua negara mampu menyelesaikan perselisihan mereka tanpa perantara. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: