News Ticker

Saudi Tolak Permintaan Bantuan dari Kapal Iran Pasca Diserang Rudal di Lepas Pantai Jeddah

Arrahmahnews.com, IRAN – Otoritas maritim Iran menyangkal klaim Arab Saudi bahwa mereka ingin memberikan bantuan kepada kapal tanker minyak Iran yang rusak setelah diserang di lepas pantai Jeddah di Laut Merah, menegaskan bahwa penjaga pantai Saudi mengabaikan permintaan kapal yang berulang kali untuk meminta bantuan.

Sebuah pernyataan dari Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran (PMO) yang dirilis pada hari Minggu mengatakan bahwa otoritas Saudi telah menolak untuk memberikan bantuan kepada kapal tanker Iran MT Sabiti setelah mengalami serangan pada pukul 01.30 dan 01.50 GMT di Hari Jumat oleh dua rudal yang ditembakkan dari lokasi yang tidak diketahui.

Pernyataan itu mengatakan penjaga pantai di Jeddah menolak untuk menanggapi 16 panggilan darurat yang dikirim oleh kapal melalui empat saluran komunikasi antara 05.11 dan 07.20 GMT pada hari Jumat, menambahkan bahwa pemerintah Saudi menanggapi komunikasi dari pelabuhan Iran di Bandar Abbas pada pukul 05.55 GMT dengan mengatakan bahwa mereka belum menerima panggilan darurat dari MT Sabiti dan bahwa Iran membesar-besarkan kasus ini.

Baca: Shamkani: Iran Takkan Biarkan Aksi Banditisme di Perairan Internasional Tak Terjawab

Pernyataan itu mengatakan bahwa pemerintah Saudi juga mengabaikan panggilan marabahaya lain yang dikirim oleh kapal pada pukul 07.30 GMT, mendorong pejabat pelabuhan di Iran untuk mengirim email ke Jeddah, serta ke penjaga pantai di Sudan dan Mesir, pada pukul 08.20 GMT, meminta bantuan.

Dikatakan juga bahwa dua helikopter yang diterbangkan dari kapal perang yang berlayar di dekatnya pukul 10.00 GMT telah kembali ke kapal setelah 10 menit tanpa memberikan bantuan apa pun kepada kapal Iran.

Serangan pada MT Sabiti menyebabkan tumpahan minyak yang terhenti tak lama setelah itu. Narasi PMO tentang apa yang terjadi pada kapal itu muncul sebagai tanggapan terhadap pernyataan resmi pada Saudi Press Agency pada hari Sabtu yang menyatakan bahwa kapal tanker itu telah mematikan sistem pelacakan ketika pihak berwenang Saudi mencoba menawarkan bantuan.

Baca: Rouhani: Negara Penyebab Ketidakamanan Kawasan Takkan Dibiarkan Begitu Saja

Para pejabat Iran mengatakan bahwa MT Sabiti, yang berlayar di bawah bendera Iran dan dioperasikan oleh Perusahaan Tanker Nasional Iran, saat ini sedang dalam perjalanan pulang dan akan berlabuh di pelabuhan Iran dalam 10 hari ke depan.

Iran telah mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan serangan terhadap kapal tidak dijawab, bersikeras bahwa reaksi akan datang setelah penyelidikan menyeluruh atas fakta-fakta di Teheran. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: