News Ticker

Israel Akan Kirim Delegasi ke KTT Anti-Iran di Bahrain

Arrahmahnews.com TEL AVIV – Laporan media mengatakan Israel akan mengirim delegasi ke konferensi anti-Iran yang akan datang di Manama, yang diselenggarakan oleh Bahrain bersama Amerika Serikat dan Polandia.

Sumber di Bahrain mengatakan kepada surat kabar online The Times of Israel pada hari Minggu, bahwa seorang pejabat senior kementerian luar negeri Israel yang bekerja pada keamanan regional dan anti-terorisme akan mengambil bagian di Kelompok Kerja Keamanan Maritim dan Penerbangan di Manama pada 21-22 Oktober.

Kementerian luar negeri Israel tidak membantah akan mengirim perwakilan ke Manama, Channel 13 melaporkan, dan membenarkan bahwa Tel Aviv akan berpartisipasi “dalam proses pasca-Warsawa.”

Proses Warsawa dimulai dengan konferensi anti-Iran 13-14 Februari di ibukota Polandia, yang disponsori oleh Polandia dan AS. Pada saat itu, Teheran mengecam pertemuan puncak itu sebagai “sirkus putus asa” yang mempermalukan pesertanya.

BacaPentagon: Tentara AS yang Ditarik dari Suriah Dipindahkan ke Irak Barat

Para pejabat Barat mengatakan kepada saluran TV Israel bahwa konferensi Bahrain adalah inisiatif yang didorong oleh pemerintahan Donald Trump.

Mulai Senin, KTT Manama diatur untuk membahas perlindungan kapal di Teluk Persia dari dugaan “serangan Iran,” dan pencegahan penyelundupan senjata serta perlindungan penerbangan sipil.

Pada tanggal 31 Juli, Bahrain di mana Armada Kelima AS bermarkas menyelenggarakan konferensi tentang “keamanan maritim” di Teluk Persia, setelah sejumlah serangan misterius di perairan strategis, yang dituduhkan pada Iran, tanpa membeberkan bukti yang dapat dipercaya.

Iran mengecam Bahrain karena menjadi tuan rumah “pertemuan mencurigakan dan provokatif,” serta menyerukan rezim di Manama untuk berhenti bertindak sebagai “fasilitator plot musuh” di wilayah tersebut.

Israel memiliki hubungan diplomatik penuh dengan hanya dua negara Arab, Mesir dan Yordania, tetapi laporan baru-baru ini menunjukkan Tel Aviv bekerja di belakang layar untuk menjalin kontak resmi dengan negara-negara Arab lainnya seperti Bahrain.

Pada bulan Juli, menteri luar negeri Israel dan Bahrain Israel Katz dan Khalid bin Ahmed Al Khalifah bertemu untuk obrolan singkat tentang Iran di Washington dan keduanya berpose bersama untuk sebuah sesi foto. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: