News Ticker

Plot AS di Lebanon, Samir Geagea Perintahkan Para Menteri Mengundurkan Diri

Arrahmahnews.com LEBANON – Partai politik Lebanon yang memiliki hubungan dengan Amerika Serikat dan Arab Saudi memerintahkan para menterinya untuk mengundurkan diri dari pemerintahan PM Saad al-Hariri di tengah meningkatnya protes atas kenaikan pajak dan korupsi.

Partai Lebanese Forces (LF), sebuah blok parlemen dengan empat menteri dalam pemerintahan, mengatakan pada hari Sabtu bahwa partai telah mencapai kesimpulan setelah pertemuan di Maarab bahwa pemerintah Hariri tidak lagi mampu menyelesaikan masalah ekonomi negara.

Pemimpin LF Samir Geagea mengatakan dalam pidato televisi dari markas besar partai bahwa ia telah memerintahkan keempat menteri untuk meninggalkan kabinet Hariri dengan mengajukan pengunduran diri mereka.

Geagea mengatakan keputusan itu dimaksudkan untuk membuka jalan bagi pembentukan pemerintah baru, dan menambahkan bahwa pemerintahan saat ini tidak memiliki “niat” untuk melakukan reformasi yang dituntut oleh para pemrotes di jalanan.

BacaTanggapi Demo, Sekjen Hizbullah: Kami Takkan Biarkan Siapapun Kacaukan Lebanon

Langkah ini dilakukan setelah berhari-hari demonstrasi di Lebanon, sebuah negara yang dilanda persaingan politik yang dalam.

LF dan Geagea dikenal karena afiliasi dekat mereka dengan Barat dan Arab Saudi, sebuah negara yang berusaha meningkatkan kekuasaannya di Lebanon, terutama untuk memblokir kebangkitan gerakan perlawanan Hizbullah.

Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia menentang setiap langkah yang merusak stabilitas politik pada saat kesulitan keuangan yang telah memicu protes.

Nasrallah mengatakan pemerintah Hariri seharusnya tetap di kantor dan memikul tanggung jawab atas masalah saat ini.

Komentar itu muncul setelah beberapa sumber mengatakan Hariri, yang juga dekat dengan Arab Saudi, berencana untuk mengundurkan diri dalam menghadapi protes.

Baik Hariri dan Geagea telah membantah laporan bahwa mereka mengajukan pengunduran diri untuk menekan pihak lain, termasuk Hizbullah, untuk menerima tuntutan mereka di masa depan.

Pada hari Sabtu, Lebanon menyaksikan protes baru dimana pasukan keamanan menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan kerumunan besar demonstran di pusat alun-alun Riyadh al-Solh, Beirut.

Pasukan Keamanan Internal mengatakan 70 demonstran ditangkap.

Tentara Lebanon juga telah dikerahkan untuk mengendalikan demonstrasi. Pasukan membuka sejumlah jalan raya utama yang telah diblokir oleh para demonstran. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: