Amerika

Lagi-lagi Sebut Rusia Campuri Pemilu AS, Trump: Hillary sudah Gila!

Arrahmahnews.com, AMERIKA SERIKAT – Presiden AS Donald Trump mengecam Hillary Clinton karena lagi-lagi menghembuskan isu campur tangan Rusia dalam pemilu AS 2020, menyebut mantan ibu negara AS itu sudah “gila.”

Dalam wawancara hari Kamis, Clinton menuduh Gabbard sebagai “favorit Rusia” dan mengklaim bahwa Rusia “merawat” wanita anggota kongres Hawaii ini untuk melepaskan tawaran utama Demokrat dan mencalonkan diri sebagai presiden sebagai kandidat pihak ketiga untuk memperjuangkan kepentingan mereka.

Clinton juga menyebut mantan kandidat presiden Partai Hijau 2016 Jill Stein sebagai “aset Rusia.”

Baca: Noam Chomsky: Israel Campuri Pemilu AS Melebihi yang Dituduhkan ke Rusia

Trump menanggapi komentar Hillary terhadap perwakilan Hawaii dan Stein itu dalam sebuah tweet pada hari Minggu (20/10), mengejek Hillary karena mengulangi tuduhan yang sama yang dituduhkan terhadapnya saat kampanye pemilu presiden 2016 memperebutkan kursi di Gedung Putih.

“Jadi sekarang si bengkok Hillary melakukannya lagi! Dia menyebut anggota Kongres Tulsi Gabbard ‘favorit Rusia’, dan Jill Stein ‘aset Rusia,'” cuit Trump. “Seperti yang mungkin kamu dengar, aku juga disebut kekasih Rusia yang besar (sebenarnya, aku suka orang Rusia. Aku suka semua orang!). Hillary jadi Gila!”

Trump, yang disebut-sebut kampanyenya dibantu Rusia, telah lama membantah tuduhan kolusi itu dan menepis bukti dugaan campur tangan Kremlin pada 2016.

Baca: Mantan Pejabat CIA: Tak Cukup Bukti Rusia Terlibat Pemilu AS

Sementara itu, Gabbard membalas Clinton dengan serangkaian tweet dan mengatakan bahwa mantan ibu negara itu adalah “perwujudan korupsi,” dan “ratu penghasut perang.”

Stein juga menolak tuduhan itu, dengan mengatakan klaim mantan ibu negara itu adalah “teori konspirasi yang belum tak berdasar.”

Clinton sejauh ini tidak menunjukkan bukti untuk mendukung tuduhannya terhadap kepentingan Moskow pada dua pejabat Amerika itu. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: