Berita Jabar

Benarkah Ridwan Kamil Undang Ustadz Evie Effendie yang Pernah “Sesatkan Nabi Muhammad”?

Ustadz Gaul, Evie Effendie, Wahabi

Arrahmahnews.com, Jakarta – Tersebar pamflet undangan pengajian terbuka untuk umum dengan tema “Menapaki Jejak Nabi” penceramah yang di undang Ustadz Evie Effendie, yang akan diadakan pada hari Ahad 03 November 2019, pukul 06.30-10.00 Wib, bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jabar jl. Cicendo no.01 Bandung. Di pamflet itu juga terpampang foto Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Istri serta di atas ada logo bank bjb, majlis taklim pakuan juara bergerak, Jabar dan dibawahnya ada logo-logo sponsor antara lain Indomaret, Zoya, Wardah.

Pamflet undangan terbuka

Pamflet undangan terbuka

Yang menjadi keanehan adalah kenapa mengundang ustadz Evie Effendie yang pernah dalam salah satu ceramahnya mengatakan Nabi Muhammad pernah sesat.

Baca: Sebut ‘Nabi Sesat’ Evie Effendi Diperiksa 4 Jam di Mapolda Jabar

 

Ustad Evie Effendi dilaporkan ke polisi terkait dugaan penafsiran salah satu ayat Al Quran dengan menyebut kalimat Nabi Muhammad SAW awalnya sesat. Laporan tersebut dibuat Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Jawa Barat, setelah video ceramah Ustad Evie viral di media sosial.

Ditreskri‎msus Polda Jabar, Kombes Samudi membenarkan adanya laporan terhadap Ustad Evie Effendi terkait isi ceramahnya. Laporan itu dibuat 11 Agustus 2018, dugaan UU ITE dengan nomor laporan:LPB/769/VIII/2018/JABAR.

“Ada laporan, sudah ditangani Polda Jabar,” kata Sumadi, Selasa (14/8). Pasalnya, Direskrimsus Polda Jabar sudah memeriksa saksi-saksi (pelapor). Bahkan akan mendatangkan ahli tafsir Al Quran untuk menyelidiki kasus tersebut.

Sebagaimana diketahui, ceramah ustad Evie Effendi viral di media sosial yang menafsirkan surat Ad dhuha ayat 7. Dalam tafsirannya disebutkan semua manusia berawal bodoh dan sesat, termasuk Nabi Muhammad.

Baca: Mufti Mesir Serukan Peringatan Maulid dan Abaikan Fatwa Wahabi

“Wa wajadaka dhoollan fa hada, Setiap orang itu sesat awalnya, Muhammad termasuk. Makanya kalau ada yang Mauludan, ini memperingati apa ini? Peringati kesesatan Muhammad,” isi ceramah ustad Evie yang viral.

Usai adanya laporan, ustad Evie dipanggil MUI Jabar untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh umat muslim.

Baca: Ridwan Kamil Bertekad Rubah Jabar dari Sarang Wahabi Jadi Bumi Aswaja

“Saya meminta maaf secara resmi khsusnya kepada MUI dan umat Islam umumnya. Semoga ini tidak menjadi fitnah untuk umat Islam dan terpicu menjadi sebuah konflik yang berkelanjutan,” ujar Ustad Evie di Kantor MUI Jabar.

Dan pada akhirnya Evie Effendie meminta maaf kepada umat Islam.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Jawa Barat dikenal sebagai wilayah yang banyak dihuni kelompok sumbu pendek. Bila dibandingkan dengan daerah lain, sumbu pendek di Jabar termasuk tinggi. Tak heran jika pada 2017 lalu Jabar disebut-sebut paling tinggi soal radikalisme dan terorisme, serta menjadi markas Wahabi dan HTI.

Baca: Jabar Akhirnya Lepas dari Cengkeraman PKS

Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil bertekad menjadikan Jawa Barat sebagai wajah terbaik Ahlussunnah wal Jamaah. Hal ini sampaikan Ridwan dalam rangka mengamini pinangan kerja sama Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah.

“Kami bersedia bekerja sama semaksimal mungkin menjadikan Jawa Barat adalah wajah terbaik dari Ahlussunnah wal Jamaah,” katanya saat memberikan sambutan penutupan Kongres Kelima, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Antarpondok Pesantren Kedelapan, dan MTQ Internasional Kedua di Pondok Pesantren Ash-Shiddiqiyah 3, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Ahad (15/07/2018) malam.

Lantas kenapa Ridwan Kamil mengundang Ustadz yang pernah sesatkan Nabi Muhammad SAW dan anti muludan yang jelas-jelas itu adalah ajaran Aswaja?. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.770 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.960.091 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: