Negara Penjamin: Komite Konstitusi Suriah Harus Independen

Arrahmahnews.com, SURIAH – Iran, Rusia dan Turki telah menekankan bahwa komite konstitusi Suriah yang telah lama ditunggu-tunggu harus bekerja secara independen dan jauh dari campur tangan asing untuk mendapatkan dukungan maksimal dari semua lapisan bangsa Suriah.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif bersama dengan rekan-rekannya dari Rusia dan Turki, Sergei Lavrov dan Mevlut Cavusoglu, dalam sebuah komunike bersama di akhir pertemuan mereka dengan Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen, di Jenewa pada hari Selasa (29/10), menyatakan bahwa ketiga negara penjamin dari Proses perdamaian Suriah yaitu Iran, Rusia, dan Turki – berkomitmen untuk menjamin kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas teritorial Suriah, menekankan bahwa prinsip-prinsip ini harus dihormati oleh semua pihak.

Mereka juga menegaskan kembali tekad kuat masing-masing negara mereka untuk memerangi terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dan untuk menghadapi agenda separatis di tanah Suriah.

Baca: Pertemuan Pertama Komite Konstitusi Suriah Dilangsungkan pada 30 September

Tiga diplomat tertinggi itu kemudian menyambut pembentukan komite konstitusi Suriah dan pembentukannya di Jenewa pada 30 Oktober, memuji bantuan efektif dari tiga negara penjamin proses perdamaian Suriah, implementasi keputusan yang diambil di Kongres Dialog Nasional Suriah di resor Laut Hitam, Sochi, pada 30 Januari 2018 dan upaya Pedersen dalam hal ini.

Mereka lebih lanjut menyoroti bahwa dimulainya komite konstitusional Suriah membuktikan fakta bahwa tidak ada solusi militer untuk konflik Suriah, menegaskan kembali komitmen mereka untuk melanjutkan proses politik Suriah-Suriah yang sedang berlangsung dan memfasilitasi upaya PBB sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB no 2254. (ARN)

About Arrahmahnews 29559 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.