NewsTicker

Zarif: Iran, Rusia Tetap di Suriah selama Diminta Damaskus

Arrahmahnews.com, SURIAH – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan bahwa kehadiran Iran dan Rusia di Suriah adalah atas undangan resmi Damaskus dan kehadiran itu akan terus berlanjut selama rakyat Suriah dan pemerintah menginginkannya.

Zarif membuat pernyataan ini pada Hari Selasa malam (29/10) dalam konferensi pers bersama dengan rekan-rekan Rusia dan Turki mereka di Jenewa.

Para menteri luar negeri Rusia, Turki dan Iran, Sergey Lavrov, Mevlut Cavusoglu dan Mohammad Javad Zarif yang mengadakan pembicaraan dalam format Astana di Jenewa pada hari Selasa itu, juga mengeluarkan pernyataan bersama. Mereka membahas situasi di Suriah dan peluncuran Komite Konstitusi Suriah yang akan mengadakan sesi pertamanya pada 30 Oktober.

Baca: Negara Penjamin: Komite Konstitusi Suriah Harus Independen

Zarif, dalam konferensi persnya, menyoroti kehadiran pasukan AS di Suriah yang masih terus berlanjut dengan alasan melindungi ladang minyak, mengisyaratkan bahwa Presiden Trump setidaknya jujur tentang tujuan AS.

Sedangkan untuk pembentukan Komite Konstitusi Suriah, ia menekankan bahwa penting agar proses ini dapat diterima oleh rakyat Suriah dan akan mewakili hasil dari upaya dan kerja mereka.

“Peluncuran Komite Konstitusi akan terjadi besok, dan itu akan menjadi awal dari proses penyelesaian politik yang panjang dan sulit di Suriah,” kata Zarif sebagaimana dikutip Tass. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: