NewsTicker

MONITOR: Labih dari 300.000 Kurdi Menungsi Akibat Serangan Turki

Arrahmahnews.com SURIAH – Serangan Turki ke wilayah-wilayah yang dikuasai Kurdi di timur laut Suriah telah menyebabkan lebih dari 300.000 orang kehilangan tempat tinggal, sebuah laporan mengatakan.

Rami Abdel Rahman, kepala Observatory Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan pada hari Kamis bahwa kenaikan jumlah orang yang melarikan diri adalah karena gelombang perpindahan baru selama beberapa hari terakhir dari daerah sekitar Tal Abyad dan Kobane dan provinsi Hasakeh.

Dia juga mengatakan bahwa sebagian besar orang terlantar mencoba untuk pindah dengan kerabat di daerah yang lebih aman, ada yang tidur di kebun atau di 40 sekolah yang telah diubah menjadi tempat penampungan darurat.

Pada hari Kamis, hari kesembilan invansi, pasukan Turki menggempur daerah di kota perbatasan Ras al-Ayn. Kelompok yang berbasis di Inggris juga mengatakan bahwa pasukan Turki telah menguasai setengah dari kota Kurdi.

BacaWarga Sipil Alami Luka Bakar Akibat Bahan Kimia di Tengah Pertempuran Kurdi-Turki di Ras Al-Ayn

“Ada serangan udara intensif di Ras al-Ain selama tiga hari terakhir,” kata Abdel Rahman.

Sementara itu, pasukan pemerintah Suriah memperluas kehadiran mereka di kota-kota utara untuk mencegah kemajuan tentara Turki. Pasukan Suriah telah memasuki beberapa kota yang dulu berada di bawah kendali Kurdi, hingga membuat gelombang kegembiraan di seluruh wilayah.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan pada hari Kamis bahwa Jerman tidak akan mengirimkan senjata ke Turki dalam situasi saat ini, dan menambahkan bahwa dia telah mendesak Turki beberapa kali untuk mengakhiri ofensif militernya di Suriah Utara.

“Dalam beberapa hari terakhir saya sangat mendesak Turki … untuk mengakhiri operasi militernya melawan militer Kurdi dan saya menekankan itu lagi sekarang,” Merkel mengatakan kepada majelis rendah parlemen Jerman.

“Ini adalah drama kemanusiaan dengan efek geopolitik besar sehingga Jerman tidak akan mengirim senjata ke Turki dalam kondisi saat ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan pada hari Kamis bahwa lebih dari 673 anggota militan Kurdi tewas selama serangan Turki di Suriah Utara.

“Selama operasi militer (spring of peace) di Suriah Utara, tentara Turki menewaskan lebih dari 673 elemen militan yang berasal dari organisasi Kurdi yang berbeda,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: