NewsTicker

Polisi Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Arrahmahnews.com, Solo – Diunggah oleh akun Jateng_Kita @Gus_Raharjo “Sore tadi ditangkap Terduga Teroris Di Desa mayang Sukoharjo”.

Terduga teroris AK (31) yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (15/10/2019) dikenal warga sekitar jarang bergaul dan tertutup.

Baca: Teroris JAD Siapkan Bom Beracun Berdaya Ledak Tinggi

“Memang orangnya itu tidak pernah bersosialisasi dengan masyarakat,” ungkap Ketua RT 001 Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sri Widodo (49), Selasa.

AK sudah sekitar dua bulan tinggal di indekos  ‘Serongan Permai’ Gang Nakula Jalan Mangesti Raya Serongan RT 001, RW 002, Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo. AK menempati kamar nomor 5 bersama dengan istri dan anaknya. Selama tinggal di indekos tersebut AK jarang bermasyarakat. Dan tidak diketahui apa pekerjaannya.

Baca: Pelaku Bom di Seluruh Dunia Hingga Bangil adalah Wahabi

Diminta kumpulkan KTP Sri Widodo mengatakan pernah meminta AK untuk mengumpulkan fotokopi identitas diri berupa KTP maupun KK. Tapi AK belum mengumpulkannya hingga sekarang. “Tahu-tahu ada penggeledahan di kamar kost AK. Saya sebenarnya sudah lama meminta dia untuk mengumpulkan fotokopi identitas diri,” terang dia.

Sejak awal pertama menempati indekos tersebut, Sri Widodo mengaku sudah merasakan keanehan pada diri AK. Setiap bertemu warga AK tidak pernah menyapa. “Pekerjaannya apa saya juga tidak tahu. Tidak seperti orang pada umumnya. Bekerja pulang jam 4 sore, tidak. Orangnya bebas seperti tidak bekerja,” terang dia.

Baca: Menyikapi Tren Salafisme “Kelompok Cingkrang” di Muhammadiyah

Seperti diberitakan, Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah sebuah indekos ‘Serongan Permai’ Gang Nakula Jalan Mangesti Raya Serongan RT 001, RW 002, Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (15/10/2019). Penggeledahan itu merupakan buntut dari penangkapan seorang terduga teroris berinisial AK (31) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa pagi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: