NewsTicker

AS Kembali Sanksi 5 Pejabat Venezuela

Venezuela, Nicolas Maduri, Krisis Venezuela Venezuela

Arrahmahnews.com, Venezuela – Administrasi Presiden AS Donald Trump kembali menjatuhkan sanksi pada lima otoritas Venezuela sebagai bagian dari upaya terbaru Washington untuk menekan Presiden Venezuela yang terpilih secara sah, Nicolas Maduro, untuk mundur.

Departemen Keuangan AS pada Hari Selasa (05/11) menuduh lima pejabat Venezuela, meliputi pejabat keamanan dan tokoh-tokoh politik, terkait dengan kekerasan terhadap pengunjuk rasa oposisi dan terlibat korupsi di bawah pemerintahan Maduro.

Baca: Tamparan Telak Delegasi Venezuela atas Trump saat Pidato di Majelis Umum PBB

“Departemen Keuangan mengidentifikasi pejabat tingkat tinggi yang bertindak atas nama rezim yang menindas mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang terus terlibat dalam tingkat korupsi yang mengerikan dan pelanggaran hak asasi manusia,” klaim Menteri Keuangan Steven Mnuchin  dalam sebuah pernyataan.

Di antara lima pejabat yang terkena sanksi adalah Remigio Ceballos Ichaso, pejabat operasional tertinggi di angkatan bersenjata Venezuela, Jose Adelino Ornelas Ferreira, sekretaris jenderal Dewan Pertahanan Nasional dan Carlos Alberto Calderon Chirinos, seorang pejabat intelijen senior.

Baca: Menlu Venezuela: Kami Siap Hadapi Intervensi Militer Asing

Semua individu itu sebelumnya telah menjadi sasaran sanksi oleh Uni Eropa dan Kanada.

Sanksi itu akan membekukan aset apa pun yang dimiliki para pejabat tersebut di Amerika Serikat dan melarang warga AS melakukan bisnis dengan mereka.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo membela langkah Washington ini pada hari Selasa dan mengklaim bahwa, “Rakyat Venezuela menderita kebrutalan, kekerasan dan penindasan di tangan intelijen, keamanan, dan angkatan bersenjata”.

Baca: Rusia Minta AS Stop Pelanggaran Hukum atas Venezuela

Pompeo mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tindakan itu “menunjukkan komitmen berkelanjutan AS untuk mempertahankan tekanan maksimum pada rezim Maduro” untuk membantu memastikan apa yang ia klaim sebagai “transisi demokratis di Venezuela”.

Amerika Serikat telah memberlakukan banyak sanksi terhadap Venezuela setelah krisis politik dan ekonomi di negara itu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: