News Ticker

Mata-matai Pengguna, Saudi Rekrut Karyawan Twitter

Twitter, Arab Saudi, Hukum Twitter

Arrahmahnews.com, Arab Saudi Pemerintah Saudi dilaporkan telah merekrut dua karyawan twitter untuk mendapatkan informasi dari akun pribadi para pengguna yang menyuarakan kritik terhadap kerajaan. Jaksa penuntut di Departemen Kehakiman Amerika Serikat, menyampaikan hal ini pada Hari Rabu (06/11).

‘Dua orang mantan karyawan twitter itu, dan satu orang lainnya didakwa di Pengadilan Federal San Francisco pada Hari Rabu karena memata-matai pengguna twitter yang kritis terhadap keluarga kerajaan Saudi”, demikian bunyi pernyataan yang dikeluarkan Departemen Kehakiman AS.

Baca: Kerajaan Saudi Kembali Tangkap Ulama Karena Kritik Kebijakan Pemerintah Tentang Hiburan

Departemen itu menambahkan bahwa dua warga negara Saudi dan satu warga negara AS tersebut diduga bekerja bersama untuk membuka rincian kepemilikan di balik akun Twitter para pembangkang untuk dilaporkan kepada pemerintah di Riyadh dan keluarga kerajaan.

Menurut tuntutan yang diajukan di  pengadilan, ketiga orang ini bekerja dibawah perintah seorang pejabat Saudi yang tidak disebutkan namanya yang oleh jaksa digambarkan sebagai “Anggota Keluarga Kerajaan-1”, dan oleh The Washington Post disebut orang itu adalah Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Baca: HRW: Penindasan Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Semakin Menjadi

Mereka yang dituntut adalah karyawan Twitter bernama Ali Alzabarah dan Ahmad Abouammo, bersama dengan Ahmed Almutairi, seorang pejabat pemasaran yang memiliki hubungan dengan keluarga kerajaan. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: