News Ticker

Pompeo Akui Protes di Lebanon dan Irak untuk Targetkan Hizbullah dan Iran

  • Viral Video Emak-emak Fakfak bawa bendera merah putih
  • PM Israel
  • Wiranto, Penusukan, Menko Polhukam
  • Saudi Sebut Feminisme sebagai Ekstremis, Teroris sebagai Mujahidin
  • HTI Pakai 'Agama' untuk Lawan Pemerintah
  • Penggeledahan Rumah BW di Karanganyar
  • Bambang Widjojanto
  • Perempuan Alawy Disekap ISIS
  • Mustofa Nahrawardaya
  • Mbah Moen Nangis Saat Shalawatan

Arrahmahnews.com AMERIKA – Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo secara terang-terangan mencampuri masalah dalam negeri Lebanon dan Irak, serta menyatakan bahwa protes yang sedang berlangsung di kedua negara itu untuk menargetkan Hizbullah dan Iran.

Pompeo menyerukan masyarakat di dua negara itu untuk membantu para pengunjuk rasa dan ‘mengalahkan rezim yang mendukung Hizbullah dan Iran’.

Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri telah mengundurkan diri dan Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi didorong ke jurang kehancuran.

BacaBos Twitter Temui Putra Mahkota Saudi Pasca Skandal Spionase Terbongkar

Kedua pemerintah menikmati dukungan dari Barat. Tetapi mereka juga mengandalkan dukungan partai-partai politik yang berafiliasi dengan kelompok-kelompok perlawanan yang didukung Iran, menjaga sekutu Teheran di posisi-posisi penting.

Itu mencerminkan meningkatnya pengaruh Iran di antara negara-negara di Timur Tengah, sejak Teheran membentuk kelompok perlawanan Hizbullah di Lebanon pada 1982 dan kelompok populer Hashd Al-Shaabi di Irak, untuk melawan teroris ISIS Takfiri pada 2014.

Baik Irak dan Lebanon memiliki sistem pemerintah yang dirancang untuk mengakhiri konflik sektarian dengan menjamin pembagian kekuasaan kepada pihak-pihak yang mewakili komunitas yang berbeda. Di kedua negara, kelompok perlawanan Hizbullah terkait dengan Iran, dan memliki senjata yang mendapat pengakuan dari pemerintah. (ARN)

Iklan
  • Adegan Film Hayya
  • Akun IG Ali Baharsyah
  • Kerusuhan 22 Mei
  • Hanum Rais, Wiranto, Kriminal
  • Film The Santri

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: