News Ticker

Ulama Saudi Tewas di Penjara Ditengah Penindasan yang Dilakukan Putra Mahkota

Arrahmahnews.com RIYADH – Seorang ulama terkenal kembali meninggal di penjara Arab Saudi. Menambah daftar kekerasan terhadap para ulama dan pegiat pro demokrasi yang dipimpin oleh Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman.

The Prisoners of Conscience, sebuah organisasi independen non-pemerintah yang mengadvokasi hak asasi manusia di Arab Saudi, mengumumkan dalam sebuah posting di halaman Twitter resminya bahwa Sheikh Fahad al-Qadi meninggal di penjara karena kelalaian medis yang disengaja.

BacaVIDEO: Pria Saudi Tusuk Para Pemain Teater di atas Panggung

Postingan itu menambahkan bahwa Sheikh Qadi dipindahkan ke rumah sakit hanya beberapa jam sebelum kematiannya terlepas dari kenyataan bahwa ia sangat membutuhkan obat-obatan setelah memburuknya kondisi kesehatannya lebih dari seminggu yang lalu.

Pada 24 Oktober, Prisoners of Conscience melaporkan bahwa ulama Saudi terkemuka telah dijatuhi hukuman enam tahun penjara dengan tuduhan “mengirim surat nasehat rahasia” ke Pengadilan Kerajaan Arab Saudi pada tahun 2016. Ulama itu ditahan setelah dia memposting surat itu.

Secara terpisah, Sheikh Awad al-Qarni dilaporkan menderita keracunan obat-obatan setelah petugas di Penjara al-Ha’ir dengan keamanan maksimum, yang terletak sekitar 40 kilometer (25 mil) selatan ibukota Riyadh, sengaja memberinya obat yang salah pada akhir bulan lalu.

BacaIsrael Janji Penuhi Tuntutan, Jihad Islam Palestina Setuju Gencatan Senjata

Arab Saudi telah meningkatkan penangkapan bermotif politik, penuntutan, dan penghukuman terhadap penulis pembangkang damai dan aktivis hak asasi manusia. (ARN)

Iklan
  • Fachrul Razi, Menag, Ormas Radikal
  • Pemakaman Gus Dur dan Mbah Moen
  • Abdillah Toha
  • Yusuf Muhammad, Sugi Nur dan Kemunculan Neo Khawarij
  • Jawab fakta Suriah
  • Denny Siregar: Perlukah Kita Percaya Survei Litbang Kompas?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: