News Ticker

Assad: Tentara Suriah Akan Usir Pasukan Amerika

Assad: Tentara Suriah Akan Usir Pasukan Amerika Presiden Suriah, Bashar Assad

Arrahmahnews.com, Suriah Bashar Assad menyatakan bahwa pasukan Amerika yang menduduki Suriah akan menghadapi “perlawanan militer” yang akan memaksa mereka untuk keluar dari negara ini.

“Kehadiran Amerika di Suriah akan menghasilkan perlawanan militer yang akan menimbulkan kerugian besar di pihak Amerika, dan memaksa mereka untuk pergi,” kata Assad dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Rossiya-24.

Menyinggung kegagalan kampanye militer Amerika yang berkepanjangan di Irak dan Afghanistan, Assad mengatakan pendudukan AS di Suriah akan menghadapi nasib yang sama. “Suriah tidak akan menjadi pengecualian.”

BacaVIDEO: Patroli Militer Rusia di Berbagai Wilayah Suriah Utara

“Tentu saja, kami tidak sedang mempertimbangkan konfrontasi Rusia-Amerika, ini jelas, dan itu tidak melayani kepentingan kami, Rusia dan stabilitas internasional,” tambahnya.

Presiden Suriah menambahkan bahwa kehadiran Rusia di Suriah, tidak seperti pendudukan AS di Suriah. Kehadiran Rusia berfungsi sebagai penyeimbang terhadap kelompok-kelompok teroris.

Awal pekan ini, Kepala Staf Angkatan Darat AS Jenderal Mark Milley mengatakan bahwa sekitar 600 tentara dikerahkan di Suriah untuk menjaga ladang minyak.

Para analis yang berbicara pada Foreign Policy, mengisyaratkan bahwa penyebaran pasukan AS mungkin akan mencabut pemerintah Suriah dari bahan bakar dan sumber daya pertanian yang sangat dibutuhkan serta melemahkan negara itu di tengah sanksi Barat.

Selama wawancara, Assad mengatakan AS telah menopang pasukan Kurdi di timur laut Suriah untuk menciptakan perselisihan dan mendapatkan pijakan di wilayah tersebut.

“Saya selalu mengatakan bahwa penjajah tidak dapat menempati sebidang tanah tanpa memiliki agen di negara itu, karena akan sulit bagi mereka untuk hidup di lingkungan yang sepenuhnya bermusuhan,” kata Assad.

BacaWarbler Saudi Ungkap ‘Kudeta’ Terselubung AS atas Putra Mahkota

Presiden Suriah menjelaskan bahwa ekspansi pasukan Kurdi yang didukung AS di timur laut Suriah, telah memberikan alasan kepada pemerintah Turki untuk menyerang negara itu.

Pasukan Kurdi “perlu menarik diri karena mereka memberi orang Turki alasan untuk melaksanakan rencananya, yang telah diimpikan sejak awal perang” di delapan tahun lalu, kata Assad.

Dalam wawancara, Assad juga mengkritik kelompok-kelompok Kurdi yang berusaha mendirikan daerah otonom di dalam wilayah Suriah. “Kami tidak akan pernah menerima proposisi separatis dalam keadaan apa pun,” tegas Assad. (ARN)

Iklan
  • GMI Polisikan Ferdinand Hutahean "Instruktur Langit untuk Orang Tua Menuju Langit"
  • Hanum Rais, Wiranto, Kriminal
  • Joko Widodo
  • Denny Siregar
  • Cuitan Gus Nadir
  • Jokowi Interview
  • Ciri-ciri Wahabi
  • Cebong Hajar Bukalapak dan Tempo

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: