News Ticker

Prancis Minta Bantuan Rusia untuk Restorasi Katedral Notre-Dame

Prancis Minta Bantuan Rusia untuk Restorasi Katedral Notre-Dame Prancis

Arrahmahnews.com, Rusia – Prancis telah meminta bantuan Rusia untuk restorasi Katedral Notre-Dame pasca kebakaran hebat awal tahun ini. Duta Besar Prancis untuk Rusia, Sylvie-Agnes Bermann, mengatakan hal ini kepada wartawan pada hari Sabtu (16/11) dalam kunjungan kerjanya ke Wilayah Khanty-Mansi, Rusia.

“Kami saling kontak mengenai masalah ini. Kami telah mengundang para ahli Rusia yang akan membantu kami memulihkan Katedral Notre-Dame. Kami mengundang mereka secara resmi dan sangat berterima kasih atas bantuan mereka,” kata duta besar di Khanty-Mansiysk sebagaimana dikutip TASS.

Baca: Gereja Katedral Notre-Dame Paris Terbakar, Seluruh Atapnya Runtuh

Kemudian, Gubernur wilayah Natalya Komarova mengungkap bahwa wilayah tersebut juga memiliki ahli yang dapat membantu memulihkan katedral ikonik tersebut. “Ada ahli kayu khusus yang bersedia untuk mengambil bagian dalam proyek restorasi katedral tersebut,” katanya.

Pada bulan November 2019, Bermann melakukan kunjungan kerja ke wilayah Rusia lainnya di Saratov, di mana ia mengumumkan bahwa Prancis mungkin membutuhkan tenaga ahli Rusia untuk memulihkan Notre Dame.

Baca: Donasi Notre Dame Picu Emosi Demonstran Rompi Kuning, Polisi Prancis Siaga Tinggi

Menurutnya, tahap pertama restorasi adalah untuk mengkonsolidasikan organisasi yang bertanggung jawab atas restorasi katedral. Selain itu, di Forum Budaya Internasional ke-8 St. Petersburg, Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Kerjasama Internasional dan Budaya Mikhail Shvydkoy mengatakan kepada wartawan bahwa Rusia akan membuat keputusan untuk berpartisipasi dalam restorasi katedral di Paris pada Januari dan bahwa Moskow mengharapkan untuk menerima undangan Perancis sebelum akhir tahun.

Baca: Gereja Katedral Notre-Dame Paris Terbakar, Seluruh Atapnya Runtuh

Gereja Katedral Notre-Dame, Paris, Prancis dilalap si jago merah pada Senin sore, 15 April, waktu setempat. Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyatakan duka mendalamnya atas musibah kebakaran yang menghanguskan gereja yang dibangun pada sekitar abad 12 itu.

Akibat kebakaran tersebut, atap menara gereja yang dibangun pada abad 12 itu runtuh dilalap api. Bangunan kuno berusia 850 tahun itu rusak parah. (ARN)

Iklan
  • Gerakan Islam Cinta
  • Cerita Menag Ada "Pengantin" Bom Bunuh Diri di Instansi Pemerintah: Untung Terungkap
  • Habib Ali Al-Jufri

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: