News Ticker

AS selalu Gemakan Ancaman Rusia, Putin: Ini Omong Kosong, Sampah Total!

AS selalu Gemakan Ancaman Rusia, Putin: Ini Omong Kosong, Sampah Total! Presiden Rusia

Arrahmahnews.com, Rusia – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Eropa tahu Rusia tidak akan menyerang mereka dan tidak lagi akan membayar Washington untuk mendapatkan perlindungan, mendesak AS untuk memikirkan kembali hubungannya dengan sekutu NATO mereka di benua itu.

“AS sebelumnya mengatakan kepada negara-negara Eropa bahwa mereka (Washington) telah membela mereka (Eropa) dari Uni Soviet, dan bahwa mereka harus membayarnya,” kata Putin dari panggung forum investasi “Panggilan Rusia” di Moskow. Tetapi Uni Soviet runtuh hampir tiga dekade lalu dan pendekatan AS “tidak bekerja” lagi hari ini.

Terlepas dari semua masalah “dengan Ukraina, spekulasi tentang Krimea dan Donbass, semua orang jelas memahami bahwa Rusia tidak akan menyerang siapa pun,” kata Presiden Rusia itu menjelaskan.

Baca: Lagi-lagi Sebut Rusia Campuri Pemilu AS, Trump: Hillary sudah Gila!

“Ini omong kosong, sampah total! ‘Ancaman Rusia’ adalah buatan mereka, yang hanya ingin mendapat uang cash dengan mengeksploitasi peran mereka sebagai garda depan perang melawan Rusia … Sudah jelas bagi semua orang; dan itu sangat jelas bagi para pemimpin negara-negara utama Eropa,” tegas Putin sebagaimana dikutip RT.

“Karena itu Washington lebih baik untuk memikirkan kembali hubungannya dengan sekutu NATO di Eropa. Mengapa mereka harus bayar untuk menjaga kompleks militer AS? Mereka akan mengembangkan kemampuan mereka sendiri sebagai gantinya. Dan mereka sudah melakukannya,” tambah kepala negara Rusia itu.

Baca: Kremlin: Rusia Tak Pernah Campuri Urusan Pemilu Negara Lain

Putin kemungkinan merujuk pada kata-kata baru-baru ini oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang menjadi berita utama dengan mengatakan bahwa NATO mengalami “mati otak,” atau peringatan oleh kanselir Jerman Angela Merkel bahwa “AS tidak akan secara otomatis memainkan peran sebagai pembela Eropa lagi. ”Ada tekanan balik yang kuat di Berlin dan ibukota UE lainnya terhadap permintaan Donald Trump bagi anggota NATO untuk membelanjakan 2 persen dari PDB mereka di bidang pertahanan.

Baca: Cibiran Pedas Presiden Prancis: NATO Kini “Mati Otak”

Dan Amerika menggunakan apa yang disebut “ancaman Rusia,” ini tidak hanya dalam hubungannya dengan mitra asing mereka, tetapi juga dalam perselisihan politik domestik mereka, dengan Moskow secara rutin, namun tanpa dasar, dituduh mencampuri urusan AS.

“Faktor berebut politik internal ini memiliki efek negatif pada hubungan Rusia-AS. Saya berharap ini berhenti suatu hari nanti. Kami siap untuk itu, “kata Presiden. (ARN)

Iklan
  • Djarum
  • Ketua Rijalul Ansor Deli Serdang Sumut Diseret Laskar Sugi Nur Rahardja Saat Tabayyun
  • Cuitan Faisal Assegaf
  • Mobil Esemka
  • Idham Azis, Kapolri, Jokowi
  • Stop Politisasi Agama
  • bisnis, agama, kekuasaan
  • Jokowi tinjau kebakaran hutan di Riau
  • BJ Habibie
  • Bukalapak
  • Di Solo, Gus Muwafiq Kembali Minta Maaf

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: