IRGC Tangkap 100 Otak Kerusuhan di Iran

Arrahmahnews.com TEHRAN – Juru bicara kehakiman mengatakan pasukan elit Iran telah menangkap sekitar 100 pemimpin kelompok kerusuhan yang terjadi di seluruh negeri dengan kedok protes atas kenaikan harga bahan bakar.

“Sekitar 100 pemimpin kelompok kerusuhan dan unsur-unsur utama di balik gangguan baru-baru ini telah diidentifikasi dan ditangkap oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) di berbagai tempat di seluruh negeri,” kata Gholam-Hossein Esmaili pada hari Jumat, IRNA melaporkan.

Pejabat itu berkomentar di sela-sela kunjungan ke Fasilitas Penahanan Evin di Teheran, Jaksa Agung-ibukota Ali Alqasi-Mehr memeriksa situasi para tahanan dan berbicara dengan beberapa darinya.

Kerusuhan Telah Berakhir

Juru bicara itu menegaskan bahwa kerusuhan telah berakhir dan “situasi telah terkendali di bawah arahan pimpinan Revolusi Islam Ayatullah Ali Khamenei.”

Pemerintah Iran menaikkan harga bensin pekan lalu untuk memoderasi tingkat konsumsi nasional, yang mencapai 110 juta liter per hari.

Baca: Analis: 27 Juta Muslim Terbunuh dalam Perang AS Melawan Teror

Langkah ini memicu beberapa protes damai, namun para penyusup menyalahgunakan situasi, dengan cepat memasuki lokasi, menghancurkan properti publik, membakar bank dan pompa bensin serta menembaki para demonstran dan pasukan keamanan.

Menurut Fars News Agency, kekerasan itu menyebabkan pembakaran 80 department store di seluruh negeri, dan menimbulkan kerugian lebih dari 40 juta dolar. Kerusakan telah menghancurkan antara 50 hingga 100 persen dari fasilitas umum, dan para perusuh menjarah toko-toko sebelum membakarnya atau membakar seluruh fasilitas dan persediaannya.

Esmaili mengatakan penegak hukum sedang melakukan investigasi untuk mendeteksi akar masalah dan menangani kasus-kasus dari setiap orang yang ditangkap dan unsur huru hara.

Menurut juru bicara itu, sejumlah orang dengan profil tinggi terlibat dengan kerusuhan. Beberapa di antaranya telah ditangkap atau akan ditahan, katanya.

Dia juga menegaskan bahwa semua tersangka, yang ditahan sebagai bagian dari upaya negara untuk mengatasi kerusuhan.

Menurut juru bicara itu, para tahanan termasuk mereka yang melayani kepentingan asing, elemen terorganisir, dan hooligan dengan segudang catatan kriminal, mengumpulkan senjata api, kacamata dan bahan pembakar untuk memicu kerusuhan.

Esmaili mengatakan di antara pemimpin kerusuhan ada beberapa yang terkait dengan organisasi anti-Iran dan teroris yang didukung Amerika Serikat Mujahedin-e Khalq (MKO), kaum royalis, separatis, yang tertangkap di perbatasan, dan anggota kelompok terorganisir yang dilatih untuk melakukan aksi sabotase. (ARN)

About Arrahmahnews 26671 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.