Amerika

Studi: Pertama Kali, Misi Diplomatik China di Seluruh Dunia Lebih Banyak dari AS

CHINA – Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Hari Rabu (27/11) menawarkan bukti baru tentang ambisi global China dengan menyebut bahwa untuk pertama kalinya, Beijing memiliki lebih banyak misi diplomatik di seluruh dunia daripada Amerika Serikat.

Lowy Institute Australia melaporkan bahwa kenaikan “cepat” China di jaringan diplomatik dimulai pada 2019, didorong oleh pembukaan pos-pos diplomatik di negara-negara yang sebelumnya mengakui Taiwan.

“Dengan 276 pos secara global, China untuk pertama kalinya melampaui jaringan Amerika Serikat dengan tiga pos,” kata penulis Indeks Diplomasi Global dua tahunan itu.

Baca: China Minta Amerika Taati Komitmen Terkait Tibet

Dalam hasil yang cenderung dibaca sebagai penentu perubahan geopolitik, lembaga think tank itu mengatakan bahwa diplomasi AS telah “memasuki masa limbo,” dengan pemotongan anggaran yang dilakukan Presiden Donald Trump dan berbagai masalah dalam mempertahankan karir diplomat.

Amerika Serikat tidak membuka pos-pos baru dan dipaksa untuk menutup konsulatnya di Saint Petersburg , di tengah pengusiran diplomatik setelah dugaan keracunan mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal di Inggris.

Baca: Menlu China: AS Faktor Destabilisasi Terbesar Dunia

Tetapi AS masih menjadi tempat paling populer yang memiliki kedutaan atau konsulat, dengan 61 negara dengan total 342 pos, versus 256 misi diplomatik asing di China.

Pada saat yang sama, jejak Beijing terus bertambah, dengan misi baru bermunculan di “Burkina Faso, Republik Dominika, El Salvador, Gambia, serta Sao Tome, dan hampir semua mantan teman-teman diplomatik Taipei. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: