Pelapor Khusus PBB: Julian Assange Dianiaya dalam Penjara Inggris

INGGRIS – Pelapor Khusus PBB untuk Penyiksaan dan Perlakuan Kejam, Tidak Manusiawi atau Merendahkan Martabat, mengatakan bahwa Inggris dan Amerika Serikat telah melanggar proses Hukum dalam perlakuan mereka terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange.

Nils Melzer, Pelapor Khusus PBB tersebut, saat wawancara dengan media Rusia, RT, di sebuah demonstrasi di Berlin pada Hari Rabu (27/11) mengatakan bahwa jika lembaga peradilan yang menuntut Assange melakukan pekerjaan mereka sesuai dengan hukum, maka mereka tidak akan berlaku sewenang-wenang dan mempertimbangkan penurunan kesehatan Assage di dalam penjara.

“Seluruh sistem diarahkan melawannya, Ini bukan kasus penuntutan, ini adalah kasus penganiayaan, dan itulah cara penganiayaan bekerja,” ujarnya lebih lanjut.

Baca: Lavrov: Pendiri WikiLeaks ‘Julian Assange’ Disiksa dalam Tahanan Inggris

Sejak pengusiran paksa dari kedutaan Ekuador di London pada bulan April, Assange telah mendekam di Penjara Belmarsh, pertama kali menghadapi ekstradisi ke Swedia untuk kasus pelecehan seksual yang dituduhkan, dan sekarang dipaksakan untuk ekstradisi ke Amerika Serikat, di mana ia menghadapi ancaman 175 tahun penjara jika terbukti bersalah atas kasus spionase. Tuduhan spionase tersebut bersumber dari publikasi dokumen militer rahasia, yang merinci dugaan kejahatan perang oleh pasukan AS di Irak dan Afghanistan.

Dokter serta pendukung Assange memperingatkan kondisi kesehatannya yang saat ini terus memburuk di dalam tahanan. Kesehatan Assange memburuk karena kondisi penjara, ruangan isolasi, dan bertahun-tahun terkurung di Kedutaan Besar Ekuador, di mana dia mendapat suaka.

Baca: Bos WikiLeaks ‘Julian Assange’ Sakit Parah di Penjara Inggris

Melzer telah membunyikan alarm tentang kondisi penahanan Assange sebelumnya, menuduh pemerintah Inggris telah melakukan “penyiksaan psikologis,” dan memperingatkan bahwa pendiri WikiLeaks itu terancam menghadapi penyiksaan lebih lanjut jika diekstradisi ke AS.

Melzer tidak sendirian dalam mengangkat masalah ini. Dalam sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada Sekretaris Dalam Negeri Inggris Priti Patel pada hari Senin, lebih dari 60 profesional medis dari seluruh dunia menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kesehatan fisik dan mentalnya, memperingatkan bahwa “Assange bisa mati di penjara.” (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: