NewsTicker

Assad: Eropa Harusnya Takut pada Teroris Bukan Pengungsi

Arrahmahnews.com SURIAH – Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan reporter RT, Afshin Rattansi, Presiden Bashar Assad menyebut kemunafikan negara-negara Eropa, karena takut Turki membuka keran pengungsi ke Eropa, tetapi di saat yang sama mereka mensponsori terorisme di Suriah.

Pemimpin Suriah berargumen bahwa keprihatinan utama bagi UE tidak seharusnya terhadap pengungsi Suriah, tetapi “ratusan ribu” jihadis yang bersekutu dengan Eropa.

Bagaimana Anda bisa takut pada beberapa juta orang, mayoritas dari mereka adalah orang-orang moderat dan mereka tidak ada hubungannya dengan teroris. Di saat yang sama Anda mendukung para teroris secara langsung, setidaknya puluhan ribu dan mungkin ratusan ribu di Suriah. Apa Anda tidak takut mereka akan kembali ke negara-negara Eropa?

BacaNATO “Mati Otak”, Pompeo Serang China dan Rusia

Assad mengatakan kepada Afshin Rattansi, bahwa mungkin ada beberapa ekstremis di antara mereka yang melarikan diri dari negara yang dilanda perang, mayoritas pengungsi tidak menimbulkan ancaman akut, bertentangan dengan para teroris yang mungkin akan menyerang tuan mereka.

Katakanlah bahwa mengirim orang-orang Suriah dan pengungsi itu berbahaya. Eropa perlu tahu bahwa [yang] paling berbahaya adalah mendukung para teroris di Suriah, ini adalah bagian yang paling berbahaya.

BacaNATO Mati Otak, Rusia: Kami Bukan Spesialis Forensik

Hubungan antara Eropa dan Turki adalah antara cinta-benci, kata Assad. Dia mencatat bahwa meskipun UE “membenci” pemimpin Turki, negara-negara Eropa tidak bisa tidak mendengarkan apa yang dia katakan.

Sebenarnya, hubungan antara Erdogan dan UE ada dua sisi: mereka membencinya tetapi mereka juga menginginkannya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: