NewsTicker

Israel Usir Pejabat HRW

Israel Usir Pejabat HRW Israel usir petugas HRWIsrael usir petugas HRW

ISRAEL – Seorang pejabat Human Rights Watch (HRW) diusir Israel pada hari Senin (25/11) atas tuduhan mendukung boikot internasional pro-Palestina. HRW mengatakan bahwa pengusiran itu hanya akan mendorong pelanggaran hak.

HRW dan pejabatnya yang diusir, Omar Shakir, warga negara AS yang mewakili organisasi berbasis di New York itu, membantah tuduhan tersebut.

Baca: Hamas Kecam Penodaan Israel atas Situs Suci Umat Islam di Palestina

Tiga minggu lalu, Mahkamah Agung Israel mendukung penolakan Kementerian Dalam Negeri untuk memperbarui visa kerja Shakir dan memerintahkannya untuk pergi sebelum 25 November.

Kementerian mengatakan Shakir secara aktif mendukung gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS). Hukum Israel memungkinkan pihak berwenang untuk melarang masuknya warga asing yang menyerukan boikot terhadap Israel.

Baca: Tolak Intervensi, Massa Pengunjuk Rasa Bakar Bendera AS dan Israel di Lebanon

Shakir menyangkal bahwa pekerjaan HRW dan pernyataan pro-Palestina yang ia buat sebelum diangkat ke pos HRW pada 2016 merupakan dukungan aktif untuk BDS.

“Jika pemerintah Israel dapat mendeportasi seseorang yang mendokumentasikan pelanggaran hak tanpa menghadapi konsekuensi, bagaimana kita bisa menghentikan pelanggaran HAM?” ujar Shakir pada konferensi pers di Yerusalem di hari Senin (25/11) sebelum menuju ke bandara jelang keberangkatannya.

Baca: Media Israel Sebut Hizbullah Sedang Siapkan Konfrontasi Besar dengan Tel Aviv

Kementerian Urusan Strategis Israel, yang bertugas memerangi gerakan BDS, menyambut baik pemecatan Shakir, menyebutnya “seorang penyebar BDS yang aktif”.

“Israel, seperti negara waras lainnya, memiliki hak untuk memutuskan siapa yang diberi kebebasan untuk masuk dan bekerja di dalam perbatasannya,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters.

Shakir akan melanjutkan perannya dari negara tetangga Jordan, mengandalkan jaringan para peneliti di Israel, Tepi Barat dan Gaza untuk melakukan pekerjaan lapangan, kata direktur eksekutif HRW, Kenneth Roth, pada konferensi pers. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: