NewsTicker

Sindiran Pedas Penguasa Qatar: Kami Berhasil Atasi Dampak Ekonomi Akibat Embargo Saudi cs

Qatar, Embargo Saudi, Teluk Sheiklh Tamim

Arrahmahnews.com, Qatar – Sindiran pedas penguasa Qatar, pada Hari Selasa (05/11), menyatakan bahwa negara Teluk yang kaya gas itu telah mengatasi dampak ekonomi dari embargo regional yang diberlakukan Saudi dan sekutunya, dan akan siap untuk mengadakan pemilihan nasional pertamanya dalam jangka waktu dua tahun.

Dalam pidatonya di Dewan Syura, ruang peninjauan kebijakan Qatar, Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani mengatakan bahwa mengatakan Qatar telah mengatasi “dampak negatif” dari embargo regional yang dipimpin Saudi yang diberlakukan sejak Juni 2017 atas tuduhan bahwa Doha mendukung terorisme, yang dibantahnya.

Baca: Cibiran Pedas Qatar ke Saudi Cs, Ekonomi Kami Menguat Pasca Diboikot

“Sebagai hasil dari upaya untuk memotong pengeluaran dan meningkatkan efisiensi, defisit anggaran besar pada 2017 berubah menjadi surplus,” katanya di depan dua bendera besar dan lambang negara kaya gas itu.

“Kami telah dapat mengembalikan cadangan negara ke level yang lebih tinggi dari level pra-blokade,” tambahnya.

Sheikh Tamim juga mengatakan bahwa persiapan untuk pemungutan suara akan selesai pada tahun 2022.

Ia tidak mengatakan kapan jajak pendapat akan benar-benar diadakan tetapi jadwal untuk persiapan menunjukkan bahwa pemilu tersebut bisa dilaksanakan jelang Piala Dunia Qatar pada November-Desember 2022.

Baca: Boikot Qatar Lemahkan Harga Minyak Dunia

Perdana menteri akan “mengusulkan jadwal pemilihan anggota Dewan dan tanggal pemilihan akan diumumkan begitu komite (perencanaan) selesai”, kata sang emir, yang diapit oleh seorang perwira militer dan mengenakan pakaian tradisional thobe dengan trim emas.

Pemilihan dewan, yang disyaratkan dalam konstitusi negara itu tahun 2004, telah ditunda berulang kali dan anggota badan penyelenggaranya ditunjuk langsung oleh Emir.

Dewan syura bertugas menasihati penguasa tentang rancangan undang-undang tetapi tidak membuat undang-undang sendiri dan nasihatnya dapat ditolak dengan keputusan sederhana oleh Emir.

Baca: Qatar Segera Laporkan Saudi-UEA ke Mahkamah Internasional

Arab Saudi, bersama dengan Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain telah mengeluarkan sejumlah persyaratan bagi Qatar untuk diterima jika mau aliansi itu mengangkat embargo. Sanksi termasuk larangan perdagangan udara langsung, baik melalui darat, udara dan laut.

Doha telah menolak untuk memenuhi tuntutan yang mencakup penutupan penyiaran utama milik pemerintah, Al-Jazeera dan memutuskan hubungan dengan Iran. Qatar telah berulang kali menegaskan bahwa secara ekonomi cukup kuat untuk bertahan dalam krisis. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: