Internasional

Komandan IRGC: Dunia Islam dalam Kondisi Terkuat

TEHRAN – Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami mengatakan bahwa negara-negara Muslim saat ini dalam kondisi terkuat dalam melawan musuh.

“Hari ini, Hizbullah sebagai kehormatan dunia Arab dalam melawan Zionis berdiri dengan kuat dan menghancurkan setiap plot dan agenda musuh. Suriah juga mengubur kebijakan bermusuhan Barat, UEA dan Arab Saudi di tanah mereka,” Jenderal Salami mengatakan dalam pidato di sebuah forum di Teheran pada hari Rabu (4/12/2019).

Dia menambahkan bahwa orang-orang Bahrain menginginkan kemerdekaan dan kebebasan di negara mereka dan Yaman membuat para pejabat Saudi takut akan kekuatan mereka.

BacaLatihan Gabungan AL Rusia, Iran, China akan Dimulai 27 Desember

“Iran juga berdiri kokoh dan dunia Muslim berada dalam situasi terkuat,” kata Jenderal Salami.

Dia menambahkan bahwa negara Iran menampar wajah AS dengan menggagalkan plot untuk mengobarkan perang saudara di Iran, dengan kewaspadaan dan dukungannya untuk Republik Islam, menegaskan bahwa musuh selalu salah perhitungan tentang Iran.

Komandan Letjen Brigadir Jenderal Ali Fadavi mengatakan bahwa AS kecewa karena kerusuhan yang di Iran tidak bertahan lebih dari 48 jam, dan menambahkan bahwa laporan dari keempat penjuru negara menunjukkan bahwa perdamaian dan ketenangan telah dipulihkan.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, orang-orang Amerika menjadi gila karena kerusuhan itu berakhir dalam waktu 48 jam dan kecewa karena tidak ada lagi kekacauan di Iran,” tambah Fadavi.

Wakil komandan IRGC menambahkan bahwa protes damai adalah “alami” mengingat kenaikan harga baru-baru ini dan pemerintah harus mengambil langkah-langkah tambahan untuk mengurangi tekanan pada rakyat.

BacaTentara Irak Tangkap Pemimpin ISIS, Sepupu Al-Baghdadi di Kirkuk

Wakil Kepala Pasukan Relawan Basij Iran Brigadir Jenderal Salar Abnoosh mengatakan pada bulan November “perang penuh” telah dirancang terhadap negara ini.

Abnoosh menambahkan bahwa interogasi terhadap perusuh yang ditangkap telah mengungkapkan bahwa “koalisi kejahatan” yang terdiri dari “Zionis, Amerika, dan Arab Saudi” telah bergabung untuk mengorganisir kerusuhan. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.780 pelanggan lain

Pengunjung

  • 52.002.675 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: