NewsTicker

Saudi Umumkan Defisit Anggaran Kerajaan Kian Membengkak

Saudi Umumkan Defisit Anggaran Kerajaan Kian Membengkak Minyak Mentah

ARAB SAUDI – Arab Saudi mengumumkan bahwa defisit anggaran kerajaan untuk tahun mendatang akan meningkat karena kerajaan Arab pengekspor minyak utama dunia itu menghadapi penurunan harga minyak dan pengurangan produksi.

Dalam pernyataan resmi pada hari Senin (09/12), televisi yang dikelola pemerintah mengatakan bahwa Arab Saudi memperkirakan defisit anggaran 50 miliar dolar tahun depan. Ini adalah peningkatan defisit tahun ketujuh berturut-turut, kali ini naik 15 miliar dolar.

Baca: Defisit Anggaran, Saudi Tarik 3,46 Miliar Dolar Cadangan Negara

Pernyataan itu muncul tak lama setelah pertemuan kabinet, yang diketuai oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, mengumumkan bahwa Riyadh juga akan memotong pengeluaran untuk tahun 2020 sebagai bentuk penghematan yang langka.

Pertemuan itu juga memperkirakan pengeluaran untuk tahun depan menjadi 272 miliar dolar, lebih rendah 7,8 persen dari perkiraan tahun ini sementara pendapatan diperkirakan 222 miliar dolar, juga turun sebesar 14,6 persen.

Baca: Defisit Anggaran Paksa Arab Saudi Cari Utang Luar Negeri

Pekan lalu, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya menyetujui pengurangan produksi tambahan untuk membantu menaikkan harga minyak, dan Arab Saudi memperoleh dua pertiga pendapatan publiknya dari pendapatan minyak.

Baca: WOW.. Penasehat Bin Salman Umumkan Saudi Bangkrut Saat Wawancara

Selama pertemuan kabinet, Raja Salman mengatakan bahwa Riyadh bertekad untuk terus mendiversifikasi sumber-sumber pendapatan bagi kerajaan Arab itu dan membuat negaranya menjauh dari ketergantungan pada minyak. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: