Ensiklopedia Islam

Habib Ali al-Jufri Hingga Grand Syaikh Al-Azhar Ucapkan Selamat Natal tapi Kenapa MUI Jatim Melarang?

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Ucapan Selamat Natal untuk umat Kristiani di Indonesia selalu menjadi perbincangan setiap akhir Desember. Beberapa kalangan memperbolehkan dan beberapa kalangan juga melarang (seperti Fatwa MUI Jatim), bahkan ada yang mengkafirkan, Naudzubillah min dzalik.

Sudah selayaknya sebagai negara yang penuh keragaman keyakinan ini kita saling menjaga kedamaian dan toleransi antar umat beragama, pelarangan dan pengkafiran ucapkan Selamat Natal adalah salah satu cara kelompok Takfirisme untuk merobek toleransi di negeri ini, belajarlah dari ulama-ulama moderat dan tokoh-tokoh dunia yang juga menguccapkan Selamat Natal kepada umat Kristiani, antara lain: Grand Syaikh Al-Azhar Mesir, Habib Ali Al-Jufri, Prof Quraish Shihab, Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj dll.

BACA JUGA:

Daripada larut dalam perdebatan yang tak jelas. Mari kita rujuk saja para ulama yang teduh dan damai dalam menyampaikan dakwah-dakwahnya. Salah satunya Habib Ali al-Jufri.

Jul 6, 2022

Habib Ali Jufri Ucapkan Selamat Natal

Habib asal Yaman yang memiliki nama lengkap Al-Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman Al-Jufri secara mengejutkan memberikan ucapan Selamat Natal melalui cuitannya di akun twitternya yang telah terverifikasi.

Dalam cuitannya tersebut, Habib Ali Al-Jufri yang dikenal sangat luwes dan moderat dalam berdakwah ini mengutip surat Maryam ayat 33:

“Dan keselamatan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa ‘alaihissalam), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.

Selain mengutip Q.S. Maryam ayat 33. Habib Ali al-Jufri juga menyertakan ucapan khusus yang ditujukan kepada segenap umat Kristen baik katolik maupun protestan. Ia juga mendoakan umat Kristiani agar selalu dilimpahi kedamaian dan kasih damai.

BACA JUGA:

Tidak kali ini Habib Ali memberikan pendapatnya yang kontroversial. Sebelumnya, pendakwah yang merupakan sahabat dan murid Habib Umar bin Hafidz ini juga pernah berpidato dengan lantang bahwa ia sangat mengasihi semua manusia, termasuk orang-orang yang berbeda keyakinan dengannya.

Saat berkunjung ke Indonesia, Habib Ali juga mengonfirmasi pernyataan-pernyataan tentang kebolehan mengucapkan selamat natal. Habib Ali menyebutkan bahwa siapapun boleh berbeda pendapat terkait ucapan selamat natal. Jika ada orang yang mengucapkan natal, menurutnya, jangan dikafirkan, begitu juga jika ada orang yang tidak mau mengucapkan, hargai pendapatnya. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: