NewsTicker

Penutupan Ladang Minyak oleh Pendemo Tak Pengaruhi Ekspor dan Produksi Minyak Irak

Penutupan Ladang Minyak oleh Pendemo Tak Pengaruhi Ekspor dan Produksi Minyak Irak Peta Ladang Minyak Irak

Irak – Kementerian Perminyakan Irak pada hari Minggu (29/12), menurut laporan Reuters, menyatakan bahwa penghentian produksi dari ladang minyak Nassiriya di selatan Irak pada hari Sabtu oleh pengunjuk rasa tidak akan mempengaruhi ekspor dan operasi produksi negara itu.

“Irak akan menggunakan output tambahan dari ladang minyak selatan di Basra untuk menebus pengiriman yang hilang dari ladang Nassiriya dan penutupan operasi disana hanya bersifat sementara,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Baca: Perlawanan Irak Kecam Pengunduran Diri Presiden Irak

Seorang manajer senior di Basra Oil Co. yang dikelola pemerintah mengatakan bahwa mereka dapat meningkatkan produksi dari Majnoon selatan dan ladang minyak kecil lainnya yang dioperasikan oleh perusahaan yang dikelola pemerintah.

Insiden itu menandai pertama kalinya para pemrotes menutup seluruh ladang minyak, meskipun mereka pernah memblokir pintu masuk ke kilang dan pelabuhan di masa lalu. Kerusuhan politik di Irak menciptakan celah bagi kelompok-kelompok teror untuk bangkit kembali. Tidak ada perusahaan asing yang beroperasi di ladang minyak Nassiriya dan tim negara yang saat ini mengelola operasi.

Baca: Usaha ISIS Rebut Sumur Minyak Diyali Digagalkan Pasukan Populer Irak

“Operasi produksi di Nassiriya, yang menghasilkan 80.000-85.000 barel minyak per hari (bpd), dihentikan setelah pengunjuk rasa menutup jalan dan mencegah pekerja mencapai lading tersebut,” kata  kementerian lebih lanjut. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: