Internasional

Serang Pangkalan Hasdh al-Shaabi, Irak Panggil Dubes AS

Irak – Kementerian Luar Negeri Irak mengumumkan pada hari Senin (30/12) bahwa mereka akan memanggil duta besar AS di Baghdad atas serangan negara itu yang menewaskan 25 orang dan melukai 51 lainnya ke Pangkalan Hashd al-Shaabi di Anbar.

Kementerian itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “serangan itu dipandang sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Irak, dan sebuah tindakan terkutuk yang ditolak oleh semua norma dan hukum yang mengatur hubungan antar negara.”

Baca: Ulama Tertinggi Irak Kecam Serangan Udara AS ke Pangkalan Hashd Al-Shaabi

“Kami tegaskan bahwa pasukan Hashd Shaabi adalah pasukan nasional Irak, dan merupakan bagian dari sistem pasukan Irak, yang berada di bawah Panglima Tertinggi pasukan Irak,” kata pernyataan itu.

Menurut pernyataan itu, Kementerian menegaskan bahwa Irak, sebagai negara merdeka, tidak akan membiarkan tanahnya menjadi medan perang, atau menjadi bagian untuk melakukan serangan terhadap orang lain.

Baca: Suriah Kecam Serangan Amerika ke Pangkalan Hashd Al-Shaabi

Dikatakan bahwa duta besar AS di Baghdad akan dipanggil untuk diberitahu tentang sikap Irak, dan Irak akan berdiskusi dengan para mitra Eropa dalam koalisi internasional melawan ISIS  mengenai mekanisme kerja dan kehadiran masa depan pasukan koalisi di Irak.

Sebelumnya pada hari itu, pernyataan lain setelah sesi darurat, Dewan Keamanan Nasional Irak (INSC) mengutuk serangan AS di pangkalan Hashd Shaabi di Irak barat, mengatakan bahwa “pemerintah Irak menganggapnya sebagai pelanggaran kedaulatan Irak.”

Baca: AS Serang Pangkalan Militer Hashd al-Shaabi di Anbar

“Serangan itu mendorong Irak untuk meninjau kembali hubungan dengan koalisi pimpinan-AS di tingkat keamanan, politik dan hukum,” bunyi pernyataan itu.

Didirikan pada tahun 2004, INSC bertugas mengkoordinasikan strategi keamanan, intelijen dan kebijakan luar negeri Irak. Pernyataan itu dikeluarkan sehari setelah pasukan AS membombardir markas Brigade ke-45 dan ke-46 Hashd Shaabi.

Sebuah pernyataan militer AS mengatakan bahwa pasukan AS menyerang lima pangkalan Kata’ib Hizbullah (KH) di Irak dan Suriah sebagai tanggapan atas serangan berulang-ulang oleh KH terhadap pasukan koalisi pimpinan-A.S di Irak. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: