Breaking

Hizbullah Kembali Siaga di Perbatasan, Israel Ketar-ketir

ISRAEL – Media Israel, Haaretz dalam analisinya menggambarkan kekhawatiran akan kembalinya komando Hizbullah di perbatasan Lebanon-Israel dengan kesiapan tempur baru menyusul keberhasilan kelompok perlawanan itu membantu Damaskus dalam menumpas ISIS di Suriah.

“Perubahan utama yang telah terjadi selama setahun terakhir di perbatasan Israel-Lebanon melibatkan kesiapan militer baru Hizbullah. Menyusul sekitar lima tahun di mana sebagian besar upaya Hizbullah, dan sebagian besar orang di unit-unit utamanya, dalam perang saudara Suriah, para pejuang mereka telah kembali ke rumah, ke Libanon selatan,” bunyi laporan Haaretz, Jum’at (06/12).

Laporan itu juga menyebut bahwa anggota pasukan komando Radwan Hizbullah telah selesai dari tugas di Suriah dan telah kembali ke posisi semula di Lebanon, dekat garis depan. Beberapa unit dikerahkan relatif dekat dengan perbatasan Israel.

Baca: Media Israel Sebut Hizbullah Sedang Siapkan Konfrontasi Besar dengan Tel Aviv

Haaretz menggambarkan bahwa pertempuran Hizbullah selama bertahun-tahun di Suriah bersama Pengawal Revolusi Iran dan perwira militer Rusia telah memberikan pengalaman kritis kepada organisasi dan komandannya di bidang yang tidak mereka kenal di masa lalu.

Kembalinya Hezbollah ke Selatan menurut media Israel itu adalah berbahaya dikarenakan kedekatan unit-unit utama ke perbatasan secara teoritis mempersingkat waktu yang diperlukan untuk melakukan serangan mendadak terhadap Israel yang bisa berakibat pengambil-alihan posisi tentara Israel di sepanjang perbatasan. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: