NewsTicker

Menlu Qatar: Terlalu Dini untuk Bicarakan Kemajuan “Nyata” dengan Saudi

Menlu Qatar: Terlalu Dini untuk Bicarakan Kemajuan “Nyata” dengan Saudi Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani

Qatar – Menteri luar negeri Qatar mengatakan bahwa terlalu dini untuk membicarakan kemajuan nyata dengan Arab Saudi atas blokade yang dipaksakan terhadap Doha, tetapi membuka saluran komunikasi antara Doha dan Riyadh adalah sebuah langkah maju.

Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Senin (16/12) Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan bahwa akan membutuhkan waktu untuk membangun kembali kepercayaan antara Qatar dan tetangga-tetangga Teluk setelah dua setengah tahun bolakde udara, laut, dan darat diberlakukan.

“Kami masih pada tahap yang sangat awal,” katanya. “Ada beberapa kemajuan … karena kita telah [memecahkan] kebuntuan dengan Saudi.”

Baca: Menlu Qatar: Hanya ada Sedikit Kemajuan dalam Pembicaraan dengan Saudi

Pada Juni 2017, Arab Saudi bersama dengan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar, menuduhnya mendukung “terorisme”.

Doha membantah tuduhan itu dan menuduh tetangganya itu berupaya membatasi kedaulatannya.

Sheikh Mohammed mengatakan tuduhan terorisme telah terbukti “tidak memiliki dasar sama sekali” dimata masyarakat internasional.

Baca: Emir Qatar Tak Hadiri KTT GCC di Riyadh

Negara-negara yang memblokade menuntut Qatar menghentikan interaksi dengan saingan mereka Iran, menutup Jaringan Media Al Jazeera, dan menutup pangkalan militer Turki.

Menteri luar negeri Qatar itu mengatakan negaranya tidak akan menawarkan konsesi yang akan mempengaruhi kedaulatan dan mengganggu kebijakan dalam negeri atau luar negeri negara itu.

“Dari sudut pandang kami, kami ingin memahami keluhan dan kami ingin mempelajari dan menilai mereka, dan mencari solusi yang dapat melindungi kami di masa depan dari segala potensi krisis lainnya,” kata Sheikh Mohammed sebagaimana dikutip Al-Jzaeera.

Baca: Menlu Qatar Kunjungi Saudi, Pertanda Hubungan Membaik?

Dalam beberapa minggu terakhir, ada tanda-tanda yang menunjukkan kemungkinan mencairnya hubungan antara Arab Saudi dan Qatar.

Bulan lalu, Wall Street Journal melaporkan bahwa Sheikh Mohammed bertemu pejabat senior Saudi pada bulan Oktober dalam upaya untuk mengakhiri keretakan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: