Breaking

Sana’a: Masa Depan Yaman Tak Ditentukan AS, Saudi atau UEA

Sana’a: Masa Depan Yaman Tak Ditentukan AS, Saudi atau UEA Salim Al-Mughals

YAMAN – Menanggapi pernyataan provokatif Menteri Arab Saudi Adel Al-Jubeir tentang Yaman, Wakil Direktur Kantor Kepresidenan Yaman di Sana’a, Salim Al-Mughals mengatakan dalam sebuah postingan Facebooknya bahwa Adel Al-Jubeir dan tuannya yaitu rezim Saudi serta Amerika Serikat harus bangun dari mimpi mereka karena kini sudah menjadi sangat mustahil bagi mereka untuk kembali ke Yaman.

Al-Mughals menegaskan bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk memiliki peran apa pun terhadap masa depan Yaman. AS-Saudi harus memahami perkembangan dan kenyataan bahwa Yaman saat ini tidak seperti Yaman kemarin.

Baca: Yaman Kutuk ‘Dikte’ Arab Saudi Tentang Masa Depan Negaranya

“Masa depan Yaman tidak bisa ditentukan oleh Washington atau Riyadh atau Abu Dhabi, jadi masa depan Yaman hanya akan ditentukan oleh rakyat Yaman saja,” katanya.

Ia menambahkan bahwa “Yaman hari ini memenuhi syarat hari demi hari dan bersiap untuk membuat transformasi di kawasan, dengan cara merekalah yang memengaruhi keputusan rezim Saudi, bukan sebaliknya.”

Wakil direktur Kantor Kepresidenan itu mengatakan: “Mereka harus memahami kenyataan dan memahami bahwa hal ini adalah bagi kepentingan mereka sendiri untuk bergerak cepat mengakhiri agresi dan mengangkat pengepungan mereka yang tidak adil terhadap orang-orang Yaman.”

Baca: Perang Milisi Dukungan Saudi dan UEA Pecah di Yaman Selatan, 40 Tewas dan Terluka

Al-Mughals menegaskan kembali bahwa “Posisi Yaman pada perdamaian sejak hari pertama agresi adalah posisi yang tidak berubah. Selain itu, posisi rakyat Yaman dan desakan mereka untuk mendapatkan kebebasan, kemandirian dan memiliki keputusan dan kehendak sendiri tanpa campur tangan eksternal adalah masih dan akan tetap ada, dimana semua itu telah ditegaskan dengan darah suci yang mengalir sebagai hasil dari menghadapi Agresi selama lima tahun.

Sebelum ini, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan selama partisipasinya dalam konferensi Dialog Mediterania di Roma pada hari Jumat bahwa “semua orang Yaman, termasuk Houthi, memiliki peran dalam masa depan Yaman.” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: