NewsTicker

Surat Kabar Saudi Sebut Kuala Lumpur Summit Seperti Pertemuan Masjid Al-Dirar

KTT Kuala Lumpur 2019 Disamakan dengan Pertemuan Masjid Al-Dirar

Surat Kabar Saudi Sebut Kuala Lumpur Summit Seperti Pertemuan Masjid Al-Dirar PM Malaysia, Mahathir Mohamad

Riyadh – Para pejabat Riyadh marah dengan KTT Kuala Lumpur 2019 yang dihadiri oleh para pemimpin dunia Islam, dan menggambarkannya sebagai pertemuan Masjid al-Dirar yang dihancurkan oleh Nabi Muhammad (SAW), kata sebuah surat kabar terkemuka Saudi.

Surat kabar Al-Sharq al-Awsat menyerang pertemuan yang diadakan oleh Malaysia, dan mengklaim bahwa mereka berusaha untuk menghancurkan tren langkah-langkah yang diadopsi oleh negara-negara Islam.

Baca: Erdogan Bongkar Ancaman Saudi ke Pakistan Agar Tak Hadiri KL Summit

Surat kabar itu juga menambahkan bahwa banyak tokoh menggambarkan konferensi itu sebagai pertemuan masjid al-Dirar.

Masjid al-Dirar adalah masjid di pinggiran kota Madinah yang didirikan dekat dengan Masjid Kuba, kemudian dihancurkan ketika Nabi kembali dari Ekspedisi Tabouk (yang terjadi pada bulan Oktober) 630 M) karena digunakan untuk memicu hasutan di kalangan umat Islam oleh kaum munafik.

Baca: Di KL Summit Rouhani, Erdogan dan Mahathir “Hajar” Dolar AS

Al-Awsat mengklaim bahwa pertemuan itu sama sekali tidak menguntungkan umat Islam.

Pernyataan itu mengutip Ketua Dewan Ulama Pakistan yang berafiliasi dengan Hafiz Tahir Ashrafi yang mengatakan bahwa pertemuan itu tidak pernah bisa dianggap sebagai konferensi umat Islam karena Raja Salman tidak berpartisipasi di dalamnya!

Juga, Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed mengklaim bahwa pertemuan itu tidak menguntungkan umat Muslim.

Konferensi Malaysia adalah pertemuan pertama dunia Muslim yang diadakan di luar kerangka Organisasi Kerjasama Islam (OKI) setelah langkah-langkah Saudi yang bermusuhan terhadap Qatar, Iran dan Turki. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: