NewsTicker

Trump Berencana Kerahkan 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AMERIKA SERIKAT Para pejabat AS sebagaimana dikutip oleh The Wall Street Journal, Rabu (04/12) mengatakan bahwa Pemerintahan Trump saat ini sedang mempertimbangkan perluasan signifikan kehadiran militer AS di Timur Tengah, termasuk lusinan lebih banyak kapal dan perangkat keras militer lainnya dan sebanyak 14.000 tentara tambahan untuk melawan Iran.

Menurut sumber WSJ, Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan membuat keputusan tentang penempatan baru ini pada bulan Desember.

Menurut para pejabat AS, Trump dilaporkan yakin akan perlunya melawan ancaman yang dituduhkan oleh para penasehatnya terhadap Iran. Namun, menurut laporan media, presiden AS itu juga bisa jadi menyetujui kontingen AS yang lebih kecil untuk ditempatkan di Timur Tengah.

Baca: Wapres AS adakan Kunjungan Mendadak ke Irak

Para pejabat AS mengatakan kepada WSJ bahwa ada ketakutan yang semakin besar di kalangan militer AS dan pemerintahan Trump bahwa kemungkinan serangan terhadap pasukan AS dapat meninggalkan Washington dengan hanya sedikit pilihan di kawasan, bahkan saat penempatan baru bisa menghadirkan pencegah yang lebih kredibel terhadap Teheran.

Menyusul penarikan sepihak AS dari Joint Comprehensive Plan of Actions (JCPOA), yang juga dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran, pada 2018, dan pemberlakuan kembali sanksi ekonomi yang keras terhadap Teheran, hubungan kedua negara dengan cepat memburuk, memicu ketegangan tambahan di Timur Tengah.

Baca: AS Kerahkan Pasukan Tambahan ke Saudi, Houthi: Belajar dari Vietnam!

Situasi semakin diperburuk setelah dua kilang minyak utama Saudi diserang oleh drone pada 14 September. Meskipun Houthi menegaskan dan menyuguhkan bukti pertanggung jawaban atas serangan itu, AS memilih untuk menyalahkan Iran, dimana Teheran telah membantah melakukan kesalahan atau keterlibatan apa pun.

Setelah serangan September, Pentagon memperkuat kehadirannya di Timur Tengah dan memerintahkan pasukan tambahan dikerahkan ke Arab Saudi. Trump berulang kali menuduh, sebagai dalih, bahwa Iran terus mengancam keamanan regional. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: