NewsTicker

Diserbu Ribuan Pendemo, Staf Kedubes AS di Baghdad Dievakuasi

Kedubes AS di Baghdad Diserbu Warga Irak

Baghdad – Para Staf Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Baghdad telah dievakuasi setelah ribuan demonstran Irak yang marah berkumpul di luar gerbang kompleks untuk mengutuk agresi militer fatal Washington yang menargetkan Unit Mobilisasi Populer Irak (PMU) atau lebih dikenal dengan Hashd al-Shaabi.

Di hari yang sama, pada hari Selasa (31/12), orang-orang Irak mengadakan prosesi pemakaman besar-besaran di ibukota Baghdad untuk para korban serangan udara AS, yang menewaskan sedikitnya 31 pejuang PMU dari faksi Kata’ib Hezbollah dan melukai puluhan lainnya di dekat perbatasan Suriah di Provinsi Anbar.

Baca: Demonstran Bakar Kedubes AS di Baghdad

Perdana Menteri sementara Adel Abdul-Mahdi telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk menghormati para syuhada.

Ribuan pendemo yang marah berhasil mencapai misi diplomatik AS yang terletak di Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat, meneriakkan ‘Mampus Amerika’ dan membakar bendera AS.

Baca: VIDEO: Pasukan AS Terkepung di dalam Kedutaan Amerika di Baghdad

Para pengunjuk rasa selanjutnya mengangkat plakat-plakat yang menyerukan agar misi AS ditutup dan agar parlemen memerintahkan pasukan AS untuk meninggalkan Irak.

“Parlemen harus mengusir pasukan AS, kalau tidak kami yang akan melakukannya,” bunyi salah satu plakat.

Baca: Serang Markas Hashd al-Shaabi, Ribuan Warga Irak Protes Depan Kedubes AS di Baghdad

Reuters dengan mengutip dua sumber Kementerian Luar Negeri Irak mengatakan bahwa duta besar AS dan staf lainnya dievakuasi dari kedutaan karena masalah keamanan ketika protes berkecamuk di luar. Menurut Reuters, hanya beberapa staf perlindungan kedutaan yang tertinggal. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: